Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
 Pertamax Naik, Harga Pertalite dan Biosolar Tetap
Petugas mengisi BBM jenis Pertalite ke tangki sepeda motor konsumen di salah satu SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
  • Harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, meningkat sekitar 32 persen mulai 10 Juni 2026.
  • Pertalite dan Biosolar tetap di harga lama, masing-masing Rp10 ribu dan Rp6.800 per liter tanpa perubahan sejak lebih dari tiga tahun lalu.
  • BBM non-subsidi lain seperti Dexlite dan Pertamina Dex tidak mengalami kenaikan, sementara Pertamax Turbo sudah disesuaikan awal Juni.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Harga BBM bersubsidi, yakni Pertalite (RON 90) dan Biosolar tak mengalami perubahan setelah harga Pertamax naik.

Harga Pertalite masih dibanderol Rp10 ribu per liter. Nominal itu tak berubah selama 3 tahun 9 bulan, sejak 3 September 2022 lalu (sebelumnya Rp7.650 per liter).

Begitu juga Biosolar yang masih bertahan di Rp6.800 per liter selama lebih dari 3 tahun, dari sebelumnya Rp5.150 per liter.

Adapun kenaikan harga BBM yang berlaku mulai hari ini, Rabu (10/6/2026) berlaku pada Pertamax (RON 92), dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Kenaikannya mencapai Rp3.950 per liter atau 32,11 persen.

Harga Pertamax Green 95 (RON 95) juga naik dari Rp12.900 menjadi Rp17 ribu per liter. Kenaikannya mencapai Rp4.100 per liter atau 31,8 persen.

Sementara itu, harga Pertamax Turbo masih di Rp20.750 per liter. Penyesuaian harga Pertamax Turbo baru saja terjadi pada Senin, (1/6) lalu, dari semula Rp19.900 per liter.

Harga BBM non-subsidi lainnya tak mengalami kenaikan, yakni Dexlite (CN 51) tetap di Rp23 ribu per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) Rp24.800 per liter.

“Harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan,” tulis manajemen PT Pertamina Patra Niaga.

Editorial Team

Related Article