Suasana pembelian BBM di SPBU Waingapu usai diperiksa Pertamina dan Polres Sumba Timur. (Dok Pertamina)
Selain itu, sebanyak 66 SPBU di wilayah Denpasar dan Badung beroperasi selama 24 jam untuk memperluas akses layanan bagi masyarakat sekaligus membantu mengurai antrean kendaraan.
Kitty menyebutkan, kondisi layanan di sejumlah SPBU mulai berangsur kondusif. Meski demikian, perusahaan tetap melanjutkan upaya pemulihan agar penyaluran BBM semakin lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
"Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan penjualan BBM secara literan di sejumlah SPBU di Kota Denpasar, terutama di lokasi dengan tingkat kepadatan dan antrean kendaraan yang tinggi," ujar Kitty.
Sejak hari pertama pelaksanaan, penjualan melalui layanan tersebut mencapai sekitar 5.000 liter per hari. Langkah ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat di tengah tingginya antrean.
Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Masyarakat diminta tidak menimbun BBM maupun membeli BBM subsidi untuk dijual kembali secara ilegal karena dapat mengganggu kelancaran distribusi dan merugikan masyarakat yang berhak.
Perusahaan menyatakan akan terus memperkuat pasokan, distribusi, dan pelayanan hingga kondisi layanan BBM di Bali kembali normal. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.