Jakarta, IDN Times - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memperkirakan, pertumbuhan ekonomi dunia akan melambat dan inflasi dunia akan kembali tinggi. Hal ini salah satunya dipicu oleh kebijakan di Amerika Serikat (AS)
Perry tak menampik bahwa risiko perekonomian global semakin tinggi disertai dengan meningkatnya ketegangan geopolitik dan fragmentasi perdagangan.
"Perkembangan politik di AS diperkirakan akan diikuti dengan arah kebijakan fiskal lebih ekspansif dan strategi ekonomi berorientasi domestik (inward looking policy), termasuk penerapan tarif perdagangan yang tinggi dan kebijakan imigrasi yang ketat," kata Perry dalam konferensi pers, Rabu, (20/11/2024).