Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Perusahaan Tertua di Dunia yang Masih Beroperasi!

5 min read
7 Perusahaan Tertua di Dunia yang Masih Beroperasi!
ilustrasi perusahaan (pixabay.com/fietzfotos)
  • Kongō Gumi di Jepang, berdiri pada 578 M, tetap beroperasi sebagai spesialis pembangunan dan perawatan kuil Buddha meski menjadi anak perusahaan pada 2006.
  • Sejumlah bisnis Jepang bertahan lebih dari 1.300 tahun: Nishiyama Onsen Keiunkan sebagai hotel tertua dunia dan Hōshi Ryokan yang dikelola keluarga sama selama 46 generasi.
  • Sean's Bar, Bingley Arms, Beretta, dan Hudson's Bay Company mempertahankan operasi lintas abad melalui bisnis pub, manufaktur senjata, serta perdagangan yang berkembang menjadi ritel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bayangkan sebuah perusahaan yang sudah berdiri sebelum Candi Borobudur dibangun, lalu bertahan melewati perang dunia, wabah mematikan, dan revolusi industri. Ternyata perusahaan seperti itu benar-benar ada!

Di berbagai belahan dunia, ada sejumlah bisnis keluarga yang telah beroperasi ratusan hingga lebih dari seribu tahun tanpa henti. Rahasia umur panjang mereka terletak pada tiga hal: kualitas yang konsisten, warisan keluarga yang dijaga, dan kemampuan beradaptasi mengikuti zaman.

Berikut tujuh perusahaan tertua di dunia yang masih beroperasi sampai hari ini, dan kisah luar biasa di balik ketahanan mereka.

  1. 1. Kongō Gumi, perusahaan konstruksi

    Didirikan pada 578 M oleh tukang kayu imigran Korea bernama Shigemitsu Kongō atas perintah Pangeran Shōtoku untuk membangun kuil Buddha Shitennō-ji di Osaka. Perusahaan ini tercatat sebagai perusahaan tertua di dunia yang terdokumentasi, beroperasi mandiri selama lebih dari 1.400 tahun melewati 39 generasi keluarga Kongō.

    Sistem pewarisannya unik: bila tidak ada ahli waris laki-laki yang layak, menantu diadopsi dan mengambil nama keluarga Kongō, bahkan pemimpin ke-38 adalah seorang perempuan. Pada Januari 2006, Kongō Gumi menjadi anak perusahaan Takamatsu Construction Group setelah kesulitan finansial, tetapi tetap beroperasi sebagai entitas hukum tersendiri.

    Hingga kini perusahaan ini berspesialisasi membangun dan merawat kuil-kuil Buddha dengan teknik tradisional, sesuai mottonya: mewariskan teknik dari 1.400 tahun lalu ke masa depan.

  2. 2. Nishiyama Onsen Keiunkan, hotel tertua di dunia

    Penginapan sumber air panas di Hayakawa, Jepang, ini didirikan pada 705 M dan pada 2011 dicatat Guinness World Records sebagai hotel tertua di dunia. Selama lebih dari 1.300 tahun, hotel berkamar 37 ini dikelola oleh keluarga yang sama di kaki pegunungan Akaishi, dengan air panas yang bersumber dari mata air Hakuho.

    Para tamu yang menginap di sini beristirahat di bangunan yang sudah melayani pelancong sejak zaman kekaisaran Jepang kuno, jauh sebelum era samurai dimulai. Keiunkan bertahan karena memadukan tradisi keramahan khas Jepang (omotenashi) dengan perawatan bangunan yang telaten lintas generasi. Hingga hari ini penginapan ini tetap beroperasi penuh dan menjadi bukti hidup bahwa bisnis perhotelan bisa bertahan selama tiga belas abad.

  3. 3. Hōshi Ryokan, penginapan 46 generasi keluarga

    Didirikan pada 718 M di Komatsu, Prefektur Ishikawa, Jepang, Hōshi adalah penginapan ryokan yang telah dikelola oleh keluarga yang sama selama 46 generasi tanpa pernah berpindah tangan. Awalnya penginapan ini dibangun untuk melayani para peziarah dan pelancong yang singgah di kawasan sumber air panas Awazu.

    Setiap generasi pewaris dilatih sejak muda untuk menjaga standar pelayanan sekaligus merawat bangunan kayu tradisional yang berusia ratusan tahun. Hōshi menjadi contoh nyata model bisnis keluarga Jepang yang mengutamakan kelangsungan nama dan warisan di atas ekspansi yang agresif. Penginapan ini masih menerima tamu hingga hari ini, menjadikannya salah satu bisnis keluarga tertua di dunia yang tidak pernah keluar dari lingkaran keluarga pendirinya.

  4. 4. Sean's Bar, pub tertua di Irlandia

    Terletak di kota Athlone, Irlandia, Sean's Bar berdiri sekitar 900 M sebagai penginapan bernama Luain's Inn di tepi Sungai Shannon. Nama kota Athlone sendiri berasal dari pendirinya, Luain, yang membuka penginapan sekaligus memandu para pelancong menyeberangi arungan sungai yang berbahaya.

    Pada 2004, Guinness World Records menerbitkan sertifikat yang mengakui Sean's Bar sebagai pub tertua di Irlandia setelah menyisihkan pesaingnya dari Inggris. Saat renovasi pada 1970-an ditemukan dinding anyaman kuno (wattle and daub) dari abad ke-10 beserta koin-koin kuno sebagai bukti arkeologis usianya. Pub ini masih beroperasi dan menyajikan minuman setiap malam, menjadikannya saksi hidup lebih dari 1.100 tahun budaya pub Irlandia.

  5. 5. Bingley Arms, pub tertua di Inggris

    Bingley Arms di Bardsey, dekat Leeds, Inggris, mencatat pembukaannya pada 953 M menurut arsip resmi, dengan sejumlah bukti yang menunjukkan akarnya bahkan mencapai 905. Pub ini menjadi pesaing Sean's Bar dalam perebutan gelar pub tertua versi Guinness, dan meski kalah tipis, statusnya sebagai pub tertua di Inggris tidak terbantahkan.

    Selama lebih dari 1.000 tahun, pub ini melayani penduduk desa Bardsey melewati era serangan Viking, Abad Pertengahan, hingga zaman modern. Bangunannya yang bersejarah tetap mempertahankan suasana pub tradisional Inggris yang hangat dan bersahaja. Bingley Arms adalah bukti bahwa bisnis kecil berbasis komunitas bisa bertahan lebih lama daripada kerajaan-kerajaan besar yang pernah berkuasa.

  6. 5. Beretta, pabrik senjata tertua yang masih aktif

    Fabbrica d'Armi Pietro Beretta dari Gardone Val Trompia, Italia, adalah produsen senjata api tertua di dunia yang masih aktif beroperasi. Bukti tertua berupa kontrak bertanggal 3 Oktober 1526: Republik Venesia membayar 296 ducat kepada maestro pembuat laras Bartolomeo Beretta untuk 185 laras arquebus.

    Dokumen asli pesanan bersejarah itu masih tersimpan rapi di Arsip Negara Venesia hingga kini. Selama hampir 500 tahun perusahaan ini tidak pernah keluar dari tangan keluarga yang sama — kini dipimpin oleh generasi ke-15, dengan generasi ke-16 yang sudah ikut bekerja di perusahaan. Beretta memasok senjata untuk setiap perang besar Eropa sejak tahun 1650 dan menjadi anggota pendiri Les Hénokiens, asosiasi perusahaan keluarga berusia 200 tahun ke atas. Tepat pada 3 Oktober 2026 kemarin, Beretta genap berusia 500 tahun — setengah milenium!

  7. 6. Hudson's Bay Company, raksasa dagang Kanada

    Didirikan melalui piagam kerajaan (Royal Charter) pada 2 Mei 1670, Hudson's Bay Company (HBC) adalah perusahaan tertua di Amerika Utara yang masih beroperasi hingga kini. Pada awalnya HBC adalah perusahaan perdagangan bulu yang menguasai wilayah sangat luas di Kanada, dengan jaringan pos perdagangan yang membentang dari Teluk Hudson hingga jauh ke pedalaman.

    Selama berabad-abad HBC terus beradaptasi: dari perdagangan bulu berubah menjadi ritel modern dengan jaringan department store di seluruh Kanada. Perusahaan ini bahkan pernah menerbitkan mata uangnya sendiri dan memainkan peran penting dalam sejarah pembentukan Kanada modern. HBC membuktikan bahwa perusahaan dagang bisa bertahan lebih dari 350 tahun dengan terus menemukan ulang model bisnisnya mengikuti zaman.

    Ketujuh perusahaan ini membuktikan satu hal penting: usia panjang sebuah bisnis bukan soal keberuntungan, melainkan soal warisan, kualitas, dan kemampuan beradaptasi. Dari tukang kayu kuil di Jepang hingga pub kecil di Irlandia, semuanya bertahan karena memegang teguh identitasnya sambil berani berubah mengikuti zaman.

    Jadi, kalau bisnismu sedang menghadapi masa sulit, ingatlah Kongō Gumi yang selamat dari 1.400 tahun badai sejarah. Bisnis yang dibangun dengan fondasi kuat bisa hidup jauh lebih lama dari pendirinya. Dari ketujuh perusahaan ini, mana yang paling membuatmu takjub? Tulis di kolom komentar ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More