Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Minta Model Bisnis PLN Dikaji Ulang
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Presiden Prabowo meminta BPI Danantara mengkaji ulang model bisnis PLN untuk mempercepat transformasi perusahaan.

  • Kajian diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas PLN, sekaligus mendukung penggunaan PLTS berkapasitas 100 GW.

  • Danantara juga akan mengevaluasi kesiapan PLN dan menyempurnakan rencana cadangan setelah gangguan pasokan listrik di Batam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (14/10/2026)

Prabowo membahas transformasi PLN bersama Rosan Perkasa Roeslani, Bahlil Lahadalia, dan Suroso Isnandar. Danantara diminta mengkaji ulang model bisnis PLN dan menyampaikan usulan kepada Presiden.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Prabowo meminta BPI Danantara mengkaji ulang model bisnis PLN sebagai bagian dari percepatan transformasi perusahaan.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto, BPI Danantara, PLN, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Rosan Perkasa Roeslani, dan Suroso Isnandar.
  • Where?
    Pembahasan berlangsung dalam pertemuan dengan Prabowo dan disampaikan kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
  • When?
    Pembahasan berlangsung pada Rabu (14/10/2026).
  • Why?
    Kajian ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas PLN, mengurangi subsidi, serta mendukung penggunaan PLTS berkapasitas 100 GW.
  • How?
    Danantara akan berkoordinasi dengan tim PLN, melakukan asesmen model bisnis, menyusun usulan, dan menyempurnakan rencana cadangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Presiden Prabowo meminta Danantara melihat lagi cara kerja bisnis PLN. Rosan, Bahlil, dan Suroso membicarakannya bersama. Mereka ingin PLN bekerja lebih efisien dan mendukung listrik dari tenaga surya. Danantara akan berdiskusi dengan PLN dan membuat usulan. PLN juga diminta menyempurnakan rencana cadangan saat listrik terganggu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Arahan untuk mengkaji ulang model bisnis PLN membuka ruang bagi pembahasan yang lebih menyeluruh mengenai efisiensi dan produktivitas perusahaan. Koordinasi antara Danantara dan tim PLN juga dapat membantu menyusun usulan transformasi serta menyempurnakan rencana cadangan, sementara percepatan penggunaan PLTS menjadi bagian dari tujuan yang turut didukung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengkaji ulang model bisnis PT PLN (Persero) sebagai bagian dari percepatan transformasi perusahaan.

Kajian tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas PLN sekaligus mendukung percepatan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW).

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan dengan Prabowo bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN Suroso Isnandar pada Rabu (14/10/2026).

"Dan kami juga diminta oleh Bapak Presiden agar transformasi di PLN ini, baik dari terutama segi bisnis modelnya itu dibuat dan segera dipaparkan kepada Presiden untuk segera ditindak lanjuti," kata Rosan kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

1. Transformasi PLN ditujukan untuk tingkatkan efisiensi

Kantor pusat PT PLN (Persero) di Jakarta Selatan. (Dok. PLN)

Rosan mengatakan transformasi PLN menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan dengan Prabowo. Perusahaan pelat merah itu diminta menjadi lebih baik, cepat, dan tanggap dalam menjalankan tugasnya.

Danantara akan duduk bersama tim PLN untuk membahas transformasi secara menyeluruh. Salah satu aspek yang menjadi perhatian ialah model bisnis perusahaan, termasuk upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

"Sehingga ini juga bisa mengurangi subsidi dan atau dalam rangka meningkatkan efisiensi dan juga produktivitas di PLN," ujar Rosan.

2. Danantara bakal kaji ulang model bisnis PLN

Kantor pusat PLN (Dok. PLN)

Rosan mengatakan Danantara akan melakukan penilaian terhadap model bisnis PLN untuk menentukan bentuk transformasi yang lebih tepat. Hasil penilaian tersebut kemudian disusun menjadi usulan untuk disampaikan kepada Prabowo.

Meski demikian, Rosan belum menjelaskan bagian model bisnis yang akan diubah maupun kapan kajian tersebut selesai. Dia hanya menyampaikan Danantara akan berkoordinasi dengan PLN untuk menindaklanjuti arahan Presiden.

"Jadi oleh sebab itu kami diminta untuk melakukan asesmen dan propose-nya seperti apa ke Bapak Presiden," ujar dia.

3. Rosan soroti rencana cadangan PLN usai blackout Batam

Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Rosan juga menyinggung perlunya evaluasi terhadap kesiapan PLN dalam menghadapi berbagai kondisi, termasuk ketika terjadi gangguan pasokan listrik. Menurutnya, PLN perlu memiliki rencana cadangan atau backup plan yang dapat digunakan ketika terjadi gangguan.

Rosan menegaskan PLN sebenarnya sudah memiliki rencana cadangan, tetapi pelaksanaannya masih perlu disempurnakan. Dia tidak merinci bentuk perbaikan yang akan dilakukan maupun perubahan teknis yang akan diterapkan setelah gangguan di Batam.

"Pastinya sudah ada (backup plan) tapi ya itu perlu disempurnakan lah," ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article