Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melontarkan kritik keras terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dirilis Bank Dunia. Ia menilai proyeksi tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi memicu sentimen negatif terhadap perekonomian nasional.
Kritik tersebut merujuk pada laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026. Dalam laporan itu, Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen secara tahunan, dari sebelumnya 4,8 persen. (yoy).
Purbaya menilai penurunan proyeksi tersebut tidak mencerminkan kondisi riil ekonomi Indonesia. Ia bahkan menyebut langkah tersebut sebagai “dosa besar” karena dapat memengaruhi persepsi pelaku pasar dan kepercayaan investor.
“Tapi dia sudah melakukan dosa besar. Dia menimbulkan sentimen negatif ke kita. Nanti saya tunggu permintaan maaf Dari mereka ketika harga minyak sudah balik lagi ke level yang normal. Kalau dia merubah Prediksi ekonominya lagi,” kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Kamis (9/4/2026).'
