Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Novo Nordisk Tegaskan Terus Garap Bisnis Insulin Global, Ini Buktinya

Novo Nordisk Tegaskan Terus Garap Bisnis Insulin Global, Ini Buktinya
perusahaan novo nordisk (commons.wikimedia.org/Johan Wessman)
Intinya Sih
  • Novo Nordisk meluncurkan insulin basal mingguan pertama yang disetujui FDA untuk pasien diabetes tipe 2 dewasa, menawarkan alternatif praktis dibandingkan suntikan harian.
  • Persetujuan FDA menegaskan komitmen Novo Nordisk tetap agresif di bisnis insulin global, meski beberapa perusahaan farmasi mulai mengurangi fokus pada kategori tersebut.
  • Selama dua dekade di Indonesia, Novo Nordisk terus memperluas terapi diabetes dan obesitas, menjadikan insulin mingguan sebagai langkah memperkuat posisi di pasar metabolik nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Perusahaan farmasi global Novo Nordisk menghadirkan inovasi insulin basal mingguan pertama yang telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat untuk pasien diabetes tipe 2 dewasa. Langkah ini dinilai membuka peluang baru di industri kesehatan dan farmasi, terutama di pasar diabetes yang terus tumbuh di Indonesia.

Insulin basal kerja panjang tersebut diberikan melalui suntikan sekali seminggu dan menjadi alternatif dari insulin basal harian yang selama ini mengharuskan pasien melakukan injeksi setiap hari.

Berikut tiga poin penting dari inovasi bisnis kesehatan terbaru Novo Nordisk:

1. Pasar diabetes Indonesia dinilai masih sangat besar

Penyakit Diabetes
Penyakit Diabetes (pexels.com/i-SENS, USA)

Novo Nordisk melihat Indonesia sebagai pasar strategis seiring tingginya jumlah penderita diabetes. Menurut Indonesia Diabetes Federation Diabetes Country Report 2000-2050, lebih dari 20 juta orang dewasa di Indonesia hidup dengan diabetes.

Perusahaan menilai inovasi insulin mingguan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Sebab, studi yang dikutip dalam siaran pers menunjukkan 43,4 persen pasien diabetes tipe 2 merasa terbebani karena harus menjalani pengobatan setiap hari, sedangkan 28,4 persen lainnya mengaku sering lupa menjalani terapi.

“Dengan demikian, insulin basal mingguan dapat menjadi alternatif yang relevan untuk menyederhanakan terapi dan mendukung kepatuhan pengobatan diabetes,” tulis Novo Nordisk dalam keterangannya, dikutip Selasa (26/5/2026).

2. Novo Nordisk tegaskan tetap agresif di bisnis insulin

Injeksi insulin (Pixabay.com/kfuhlert)
Injeksi insulin (Pixabay.com/kfuhlert)

Persetujuan FDA terhadap insulin basal mingguan disebut menjadi penanda bahwa Novo Nordisk masih agresif mengembangkan bisnis insulin global, di tengah sejumlah perusahaan farmasi yang mulai mengurangi fokus pada kategori tersebut. Presiden dan CEO Novo Nordisk, Mike Doustdar mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat akses dan pasokan insulin.

“Ketika beberapa pelaku industri farmasi mulai mundur dari kategori insulin, kami justru menegaskan komitmen kami dalam mendukung inovasi, akses, dan pasokan bagi jutaan pasien yang bergantung pada insulin setiap hari,” ujar Mike.

3. Indonesia jadi bagian ekspansi terapi inovatif Novo Nordisk

ilustrasi diabetes
ilustrasi diabetes (pexels.com/i-SENS, USA)

Selama lebih dari 20 tahun beroperasi di Indonesia, Novo Nordisk mengaku terus memperluas portofolio terapi untuk diabetes dan obesitas.

Perusahaan telah menghadirkan terapi insulin koformulasi hingga terapi GLP-1 untuk diabetes tipe 2 dan obesitas. Kehadiran insulin basal mingguan dinilai dapat memperkuat posisi Novo Nordisk di pasar terapi metabolik yang pertumbuhannya terus meningkat.

Novo Nordisk juga mengimbau masyarakat untuk tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai atau mengubah terapi pengobatan diabetes.

Share Article
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More