Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Purbaya soal Anggaran MBG: Kami Ikuti Keputusan Presiden Prabowo
MBG prasmanan di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)
  • Pemerintah membuka peluang penyesuaian kembali anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah sebelumnya turun dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelaksanaan dan penganggaran MBG akan mengikuti arahan Presiden Prabowo, sambil menunggu perhitungan rinci dari Badan Gizi Nasional.
  • Realisasi anggaran MBG hingga Mei 2026 mencapai Rp88,15 triliun, naik 17,53 persen dari April; pemerintah menilai penyesuaian bukan pemangkasan melainkan hasil evaluasi kebutuhan di lapangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah membuka peluang untuk kembali menyesuaikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah sebelumnya memangkas pagu program tersebut dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pelaksanaan dan penganggaran program MBG akan mengikuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

"Kami ikuti keputusan Bapak Presiden," ujar Purbaya usai menghadiri rapat di Gedung DPR, Kamis (11/6/2026).

Purbaya mengungkapkan, pembahasan mengenai kebutuhan anggaran MBG masih berlangsung. Namun, Kementerian Keuangan belum dapat memastikan besaran pengurangan anggaran yang akan dilakukan karena masih menunggu perhitungan rinci dari Badan Gizi Nasional (BGN).

"Nanti kita tunggu dari Bu Nanik seperti apa," kata dia.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi anggaran MBG hingga Mei 2026 mencapai Rp88,15 triliun. Angka tersebut meningkat 17,53 persen dibandingkan realisasi pada April 2026 yang sebesar Rp75 triliun.

Secara terpisah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan, potensi berkurangnya kebutuhan anggaran MBG bukan merupakan pemangkasan program. Menurutnya, pemerintah hanya melakukan penyesuaian berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan di lapangan.

"Bukan pemangkasan, tetapi dari hasil perhitungan kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program Makan Bergizi Gratis ini," ujar Prasetyo.

Editorial Team

Related Article