Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Puskepi Soroti Langkah PLN Tangani Blackout di Sumatra
ilustrasi PLN (dok. PLN)
  • Sofyano Zakaria menilai langkah PLN dalam menangani gangguan listrik di Sumatra cukup responsif dan terbuka, terutama dalam memberikan informasi pemulihan kepada masyarakat.
  • Pemulihan sistem kelistrikan Sumatra dilakukan bertahap untuk menjaga stabilitas jaringan interkoneksi agar pasokan listrik bisa kembali normal secara aman.
  • Faktor cuaca dan kondisi alam disebut menjadi tantangan utama pengelolaan jaringan listrik, sehingga pembaruan informasi berkala dinilai penting bagi publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (PUSKEPI), Sofyano Zakaria menilai langkah PT PLN (Persero) dalam menangani gangguan kelistrikan di Sumatra sudah cukup responsif. Menurutnya, keterbukaan informasi selama proses pemulihan menjadi hal penting agar masyarakat memahami kondisi yang terjadi di lapangan.

Sebelumnya, gangguan kelistrikan terjadi pada transmisi 275 kV di wilayah Muara Bungo, Jambi yang berdampak pada jaringan interkoneksi listrik Sumatra.

1. Pengamat sebut PLN terbuka soal proses pemulihan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di Provinsi Lampung pascagangguan pada sistem interkoneksi Sumatra. (Dok. PLN Lampung).

Sofyano mengatakan, masyarakat membutuhkan informasi yang jelas terkait penyebab gangguan hingga tahapan pemulihan sistem kelistrikan.

“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai penyebab gangguan dan proses pemulihan yang sedang berjalan. Saya melihat PLN cukup terbuka dalam menyampaikan perkembangan penanganan hingga pasokan listrik berangsur kembali normal,” ujar Sofyano.

Menurut dia, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik ketika terjadi gangguan listrik berskala besar.

2. Pemulihan listrik di Sumatra harus dilakukan bertahap

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus melakukan penormalan sistem kelistrikan di Provinsi Lampung. (Dok. PLN UID Lampung).

Sofyano menjelaskan, pada sistem kelistrikan berskala besar seperti Sumatra, mekanisme pengamanan jaringan akan bekerja otomatis ketika terjadi gangguan pada jalur utama. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih luas terhadap sistem interkoneksi listrik.

“Dalam sistem sebesar Sumatra, pemulihan memang harus dilakukan secara hati-hati agar jaringan kembali stabil sebelum seluruh pasokan listrik dinormalkan,” katanya.

Dia menambahkan, proses normalisasi pasokan listrik memang tidak bisa dilakukan sekaligus karena stabilitas jaringan harus tetap dijaga.

3. Cuaca dan faktor alam jadi tantangan pengelolaan jaringan

Konferensi pers hasil investigasi blackout Sumatra oleh Bareskrim Polri, Senin (25/5/2026).

Selain faktor teknis, Sofyano menilai kondisi cuaca dan gangguan alam juga menjadi tantangan dalam pengelolaan jaringan transmisi serta distribusi listrik nasional. Oleh karena itu, penyampaian perkembangan pemulihan secara berkala dinilai penting agar masyarakat memahami proses penanganan yang sedang berlangsung.

“Yang terpenting saat ini adalah memastikan pasokan listrik kembali normal sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan baik,” kata Sofyano.

Editorial Team

Related Article