Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rangkap Menteri Sekaligus Menko, Bahlil: Saya Hanya Jalankan Perintah Presiden
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, saat tiba di Istana Negara (IDN Times / Trio Hamdani)
  • Bahlil Lahadalia kini merangkap jabatan sebagai Menteri ESDM dan Menteri Koordinator Hilirisasi serta Transisi Energi setelah pelantikan di Istana Negara.

  • Bahlil belum dapat memastikan apakah Presiden Prabowo Subianto akan menunjuk pengganti Menteri ESDM, karena keputusan tersebut berada di luar kewenangannya.

  • Ia menegaskan akan mematuhi Keppres dan perintah Presiden, sembari menyebut penugasan sebagai menteri teknis sekaligus menko merupakan pengalaman pertamanya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Bahlil Lahadalia merangkap jabatan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi.
  • Who?
    Bahlil Lahadalia menjalankan penugasan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden dari Presiden Prabowo Subianto.
  • Where?
    Bahlil menyampaikan keterangan usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta.
  • When?
    Keterangan disampaikan pada Kamis, 1 Oktober 2026, setelah pelantikan di Istana Negara.
  • Why?
    Bahlil menyatakan dirinya menjalankan perintah yang tercantum dalam Keputusan Presiden dan sebagai pembantu Presiden wajib menaati penugasan tersebut.
  • How?
    Bahlil akan menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM dan Menko sesuai ketentuan Keputusan Presiden. Pengganti Menteri ESDM, jika ada, hingga saat ini belum ada kepastian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bahlil Lahadalia sekarang punya dua tugas. Ia jadi Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi serta Transisi Energi. Presiden Prabowo memberi tugas itu lewat keputusan Presiden. Bahlil bilang ia hanya menjalankan perintah. Ia belum tahu apakah nanti ada orang lain yang jadi Menteri ESDM. Ini pertama kali Bahlil punya dua tugas menteri sekaligus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bahlil Lahadalia menampilkan sikap kehati-hatian dalam menjalankan penugasan barunya sebagai Menteri ESDM sekaligus Menko Hilirisasi dan Transisi Energi. Dengan menegaskan kepatuhan pada Keppres serta batas kewenangannya, ia menunjukkan penghormatan terhadap tata kelola pemerintahan dan pembagian kewenangan Presiden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Bahlil Lahadalia kini merangkap jabatan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi.

Namun, Bahlil belum menjelaskan apakah Presiden Prabowo Subianto akan menunjuk orang lain untuk menggantikannya sebagai Menteri ESDM.

Saat ditanya apakah akan ada Menteri ESDM baru, Bahlil mengatakan, dirinya tidak bisa menjawab hal yang berada di luar kewenangannya. Dia hanya menjalankan tugas sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres).

"Saya tidak boleh menjawab melampaui batas kewenangan. Saya hanya menjalankan sesuai dengan apa yang diperintahkan dalam Keppres Bapak Presiden," kata Bahlil usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Bahlil menyebut, urusan ketatanegaraan merupakan kewenangan Presiden yang kemudian dilimpahkan kepada para pembantunya. Karena itu, dia akan menjalankan tugas sesuai dengan perintah dan ketentuan yang tercantum dalam Keppres.

"Dan sebagai pembantu Presiden yang baik, akan taat, tunduk pada apa yang diperintahkan dan apa yang ada dalam Keppres tersebut," ujar dia.

Bahlil mengakui penugasan sebagai Menteri ESDM sekaligus Menko merupakan hal baru baginya. Dia menyebut baru kali ini mendapat tugas sebagai menteri teknis sekaligus menteri koordinator.

"Oh ya, ini baru ini baru pertama kali saya ditugaskan sebagai Menteri ESDM merangkap Menko," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article