Comscore Tracker

Sederet Pencapaian di Forum Bisnis RI dengan Amerika Latin-Karibia

Mercosur menganggap Indonesia sebagai mitra penting

Jakarta, IDN Times – Direktur Jenderal (Dirjen) Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Ngurah Swajaya mengatakan Kegiatan Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (INA-LAC) 2021, yang telah selesai dilaksanakan hari ini, Jumat (15/10/2021), telah menghasilkan sejumlah capaian.

Capaian pertama yaitu bahwa forum bisnis tahun ini telah menyepakati pembentukan INA-LAC Business Network, sebuah wadah untuk mendorong pembentukan jejaring bisnis, dialog, serta kerja sama antar sektor bisnis di Indonesia dan Amerika Latin dan Karibia.

Negara yang telah menandatangani Letter of Intent (LoI) termasuk Mexico, Bolivia, Ecuador, Kolombia, Peru, Kuba, dan Venezuela.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersedia terlibat dalam INA-LAC Business Network, terutama kepada KADIN Indonesia,” ujarnya pada penutupan INA-LAC Business Forum 2021.

Baca Juga: Tingkatkan Perdagangan, Indonesia Akan Gelar Dua Forum Bisnis

1. Menlu luncurkan platform digital INA-ACCESS

Sederet Pencapaian di Forum Bisnis RI dengan Amerika Latin-KaribiaMenlu Retno Marsudi (Dokumentasi Kemenlu)

Ngurah mengatakan, pencapaian kedua yang dibuat dalam acara ini yakni diluncurkannya platform digital INA-ACCESS pada acara pembukaan oleh Menlu Retno Marsudi.

Menurut Ngurah, platform ini merupakan media digital baru yang menjadi instrumen utama diplomasi ekonomi Indonesia di bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata, serta sekaligus sebagai e-catalogue berbasis search engine yang berorientasi pada penciptaan big data.

Platform digital INA-ACCESS saat ini menampilkan 4.355 produk siap ekspor dengan 800 total exhibitor, dan sudah dikunjungi sebanyak 861 total visitors.

Di samping itu, terdapat 133 ready-to-offer proyek investasi Indonesia dari 11 sektor yang kami kurasi bersama dengan Bank Indonesia dan Kementerian Investasi/BKPM, serta beberapa destinasi pariwisata unggulan di Indonesia.

“Digitalisasi diplomasi ekonomi ini akan terus kami kembangkan dan kelola dengan tujuan untuk meningkatkan interaksi yang lebih cepat dan efektif antara pebisnis Indonesia dengan Amerika Latin dan Karibia,” jelasnya.

2. Indonesia dianggap sebagai mitra penting Mercosur

Sederet Pencapaian di Forum Bisnis RI dengan Amerika Latin-KaribiaDuta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gusti Ngurah Swajaya (Tangkapan Layar YouTube KBRI Singapura)

Sementara itu, pencapaian ketiga yakni pada pembukaan INA-LAC Business Forum 2021, Brasil mewakili organisasi kawasan Mercosur, telah menyampaikan kesiapan dari Mercosur untuk segera memulai perundingan perdagangan bebas dengan Indonesia. Mercosur beranggotakan Argentina, Brasil, Uruguay dan Paraguay.

Ngurah mengatakan Mercosur menganggap Indonesia sebagai mitra penting, dan perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia dinilai akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dari kedua belah pihak.

“Terwujudnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Mercosur diharapkan juga mampu menciptakan manfaat dan insentif baru bagi komunitas bisnis di Indonesia dan negara-negara anggota Mercosur,” katanya.

“Keempat, Forum Bisnis INA-LAC 2021 telah menghasilkan total kerja sama perdagangan di berbagai sektor sebesar 87,96 juta dolar AS, yang terdiri dari 19,08 juta dolar AS transaksi yang telah disepakati dan potensi sebesar 68,88 juta dolar AS,” tambah Ngurah.

Baca Juga: Forum Bisnis dengan 2 Regional Ini Jadi Strategi Diplomasi RI

3. Ada banyak pertemuan bisnis virtual

Sederet Pencapaian di Forum Bisnis RI dengan Amerika Latin-KaribiaIlustrasi Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (IDN Times/Fitang Budhi Aditia)

Ia menambahkan bahwa pada kegiatan ini juga telah dilakukan 23 pertemuan bisnis virtual, ditambah dengan 14 pertemuan virtual yang difasilitasi oleh Perwakilan RI secara virtual.

“Kerja sama ini diharapkan mendukung penguatan hubungan ekonomi di tengah situasi pemulihan ekonomi pasca-pandemi COVID-19,” katanya.

Ngurah menambahkan bahwa pada kegiatan forum bisnis ini juga telah menghasilkan sejumlah penandatanganan kesepakatan dan kerja sama ekonomi, salah satunya penandatanganan MoU Kerja Sama Produk Halal antara Indonesia dan Argentina.

Lalu, ada pula penandatanganan MoU antara BPOM dan ISP Chile, penandatanganan MoU Kerja Sama Pertanian antara Indonesia dan Chile, serta peluncuran Prangko Bersama dalam Rangka Peringatan 65 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Argentina. Selain itu ada penandatanganan Pernyataan Kehendak (LoI) Jejaring Bisnis antara Indonesia dengan Amerika Latin dan Karibia.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya