Comscore Tracker

Tweet Donald Trump Dijual Sekelompok Mahasiswa jadi NFT

Uang hasil penjualan diberikan untuk amal

Jakarta, IDN Times – Nama mantan Presiden Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan setelah sekelompok mahasiswa menjual sejumlah postingan Twitter atau tweet Trump menjadi token yang tidak dapat dipertukarkan (non-fungible tokens/NFT).

Hasil penjualan tweet mantan presiden ke-45 AS itu kemudian disumbangkan ke badan amal yang paling dibenci Trump, seperti National Association for the Advancement of Colored People (NAACP) dan the Southern Poverty Law Center, lapor Independent, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga: Jack Dorsey, CEO Twitter yang Hampir Jadi Desainer dan Tukang Pijat

1. Ada 46 ribu tweet yang dijual

Tweet Donald Trump Dijual Sekelompok Mahasiswa jadi NFTDonald Trump menari dengan musik saat ia akan turun dari panggung pada akhir reli kampanye di Carson City, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (18/10/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria)

Ide menjual tweet Trump dicetuskan oleh Theodore Horn, Jackie Ni dan Jason Yu, yang pada April lalu mendirikan situs web Drumpfs sebagai bagian dari perusahaan bernama Strategic Meme Group (SMG).

Horn menyebut perusahaan itu sebagai studio seni dan teknologi politik Gen Z yang mencoba mengubah budaya politik Amerika melalui pekerjaan mereka. Sementara nama Drumpf sendiri mengacu pada nama leluhur Trump, yang pernah dibahas dalam acara “Last Week Tonight” pada 2016.

Menurut Horn, mereka telah mengumpulkan sekitar 46 ribu tweet Trump, dan memperoleh lebih dari 6 ribu dolar AS untuk sejumlah organisasi amal.

“Saya akan mengatakan kami sukses dengan 99 persen dari mereka,” kata Horn kepada NowThis. “Sebagian besar tweet politiknya ada di sana.”

2. Terinspirasi CEO Twitter Jack Dorsey

Tweet Donald Trump Dijual Sekelompok Mahasiswa jadi NFTJack Dorsey (Website/samharris.org)

Setelah kelompok tersebut memulai MemePAC pada 2020, Horn mengatakan SMG sedang mencari proyek teknologi politik lain, dan terinspirasi untuk memulai Drumpfs setelah CEO Twitter Jack Dorsey menjual tweet pertamanya menjadi NFT dengan harga lebih dari 2,9 juta dolar AS pada Maret lalu.

Menurut laporan, mereka telah menggabungkan tweet Trump tersebut dengan karya seni neural. Mereka membuat sketsa trippy dari masa kacau Trump sebelum dan selama menjabat menjadi presiden AS hingga twitter Trump diblokir secara permanen pada 8 Januari karena menghasut kerusuhan Capitol.

Mereka mengategorikan setiap tweet Trump ke dalam kelompok yang berbeda, seperti postingan “tidak populer”, “dihapus”, dan “ditandai”.

Baca Juga: Harga Ethereum Cetak Rekor Baru, Tembus Rp42 Juta

3. Harga tiap tweet

Tweet Donald Trump Dijual Sekelompok Mahasiswa jadi NFTinvestopenly

Setiap tweet Trump dijual dengan harga yang bervariasi, mulai dari 0.0232 Ethereum atau sekitar 63,28 dolar AS untuk tweet biasa. Sementara untuk tweet tertentu seperti postingan terakhir Trump yang menyatakan dia tidak akan menghadiri pelantikan Joe Biden, dijual seharga 4,5 Ethereum atau sekitar 12.232 dolar AS.

Horn menjelaskan bahwa SMG menyumbang untuk amal berdasarkan konteks tweet. Misalnya, jika tweet menyertakan frasa “Kung Flu” atau “Virus China”, keuntungannya akan disumbangkan ke Asian American Mental Health Collective. Penjualan dari tweet mengenai demokrasi atau pemilu 2020 akan disumbangkan ke American Civil Liberties Union. Selain itu, setiap tweet di mana Trump mengoceh tentang berita palsu atau “Fake News”, hasilnya akan disumbangkan ke American Journalism Project.

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya