Comscore Tracker

Dua Alasan DailyBox Caplok BreadLife

Pangsa pasar roti di Indonesia dinilai DailyBox begitu besar

Jakarta, IDN Times - Startup food and beverage (F&B) on-demand atau restoran online, DailyBox resmi mengakuisisi jenama roti kenamaan Indonesia, BreadLife. Akuisisi tersebut membuat BreadLife jadi jenama F&B terbaru keempat yang masuk portofolio DailyBox Group.

Sebelum BreadLife, DailyBox Group telah memiliki DailyBox, DailyMeals, dan Shirato dalam portofolionya. Ada beberapa alasan yang membuat DailyBox akhirnya mengakuisisi BreadLife.

"Pertama adanya permintaan dari DailyPeople agar kami menghadirkan varian roti untuk melengkapi menu nasi dan lauk yang sekarang DailyBox tawarkan dan kedua karena pangsa pasar roti di Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh," ucap Head of Strategy and Growth DailyBox Group, Miranda Haryanto, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga: StreetScooter, Perusahaan Mobil Listrik Jerman yang Siap Diakusisi RI

1. Penyebab pangsa pasar roti di Indonesia begitu besar

Dua Alasan DailyBox Caplok BreadLifeProses pembuatan roti BreadLife, Jakarta Selatan (IDNTimes/Untsi Khairi)

Miranda menjelaskan, penyebab pangsa pasar roti yang begitu besar tak terlepas dari potensi konsumsi gandum masyarakat Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

Saat ini konsumsi gandum per kapita untuk roti di Indonesia mencapai 4,7 kilogram per tahun. Angka tersebut diproyeksikan meningkat pada 2030 menjadi 6,6 kilogram per tahun.

Sejalan dengan hal tersebut, penjualan roti disebut Miranda tertinggi di Asia Tenggara selama tahun ini dengan total pendapatan mencapai 18,7 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp269,5 triliun.

Sayangnya, pasar roti di Indonesia masih mengalami kekurangan pasokan dan 68 persen produksi roti berasal dari usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan industri rumahan dengan cara konvensional.

"Kami pun kemudian jadi makin merasa tertantang untuk membangun BreadLife supaya ada dari Sabang sampai Merauke," kata Miranda.

Baca Juga: Merger dan Akuisisi, Apa sih Bedanya?

2. BreadLife sejalan dengan ambisi DailyBox

Dua Alasan DailyBox Caplok BreadLifeLogo BreadLife (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Di sisi lain, kesamaan ambisi antara DailyBox dan BreadLife membuat akuisisi ini berbuah kenyataan. Miranda mengatakan, BreadLife merupakan jenama roti yang sudah lama ada di Indonesia dan sudah dikenal serta menjadi top of mind konsumen jika berbicara roti.

Bukan hanya itu, gerai BreadLife yang tersebar di Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi juga sejalan dengan ambisi DailyBox yang ingin hadir di banyak kota di Indonesia.

"BreadLife tersebar di seluruh Indonesia makanya sangat inline dengan brand DailyBox yang ingin ada di seluruh Indonesia," ujar Miranda.

3. Omnichannel jadi strategi DailyBox dalam memasarkan produk-produk BreadLife

Dua Alasan DailyBox Caplok BreadLifeBeragam produk roti dari BreadLife (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Miranda pun menjelaskan bakal menggunakan omnichannel sebagai strategi pemasaran produk-produk BreadLife lewat DailyBox. Omnichanel tersebut memungkinkan konsumen untuk mendapatkan BreadLife tak hanya secara offline, melainkan juga online.

Dengan banyaknya gerai di seluruh Indonesia dan ditambah dengan visibilitas merek yang begitu kuat, Miranda yakin produk BreadLife di DailyBox akan semakin mudah didapatkan konsumen.

"Kalau dulu harus beli offline, tapi sekarang dengan bergabungnya DailyBox jadinya bisa beli BreadLife di GrabFood, GoFood, Shopee Food, dan Traveloka Eats," ucap dia.

Baca Juga: Bahlil Ungkap Rencana RI Caplok StreetScooter, Sindir Ahok?

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya