Rupiah Ditutup ke Level Rp16.876 per Dolar AS

- Rincian mata uang di Asia bergerak variatif
- Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah bergerak melemah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini seiring penguatan mata uang Paman Sam.
Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar atau kurs rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan, Jumat (6/2/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah ke level Rp16.876 per dolar AS per dolar AS.
Mata uang Garuda tercatat terdepresiasi sebesar 34 poin atau 0,20 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
1. Rincian mata uang di Asia bergerak variatif
Mata uang di Asia bergerak variatif, dengan rincian sebagai berikut:
Bath Thailand menguat 0,14 persen
Rupee India melemah 0,41 persen
Pesso Filipina menguat 0,13 persen
Won Korea melemah 5,89 persen
Dolar Taiwan melemah 0,01 persen
2. Alasan rupiah melemah
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah bergerak melemah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini seiring penguatan mata uang Paman Sam.
"Ada peningkatan sentimen risk-off global dan aksi sell-off di hampir seluruh kelas aset," kata dia.
3. Sentimen global dan domestik bayangi pergerakan rupiah
Menurut dia, pasar masih sensitif terhadap berita global dan domestik. Setiap data ekonomi yang dirilis hari ini berpotensi memicu volatilitas.
"Tekanan terhadap rupiah semakin meningkat setelah Moody’s menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif, memicu kekhawatiran investor akan risiko ekonomi domestik," kata dia.


















