Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, tetapi Belum Lolos dari Rp18 Ribu
ilustrasi rupiah menguat (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Rupiah dibuka menguat 42 poin ke Rp18.086 per dolar AS setelah sebelumnya ditutup melemah di Rp18.128.
  • Analis menilai penguatan rupiah masih terbatas meski tensi geopolitik AS-Iran mulai mereda.
  • Lukman Leong memprediksi rupiah bergerak di kisaran Rp18.000–Rp18.150 dengan potensi penguatan tipis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Jumat (10/7/2026).

Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah dibuka menguat 42 poin atau 0,23 persen ke Rp18.086 per dolar AS. Kemarin, Kamis (9/7/2026), rupiah ditutup melemah 114 poin atau 0,63 persen ke Rp18.128 per dolar AS.

1. Pergerakan rupiah hari ini

Pada ke-15 menit perdagangan, kurs rupiah melemah 69 poin atau 0,38 persen ke Rp18.059 per dolar AS.

Menurut data Trading Economics, pada pukul 09.28 WIB, rupiah menguat 0,08 persen ke Rp18.051,9 per dolar AS.

2. Penguatan rupiah bakal terbatas

Menurut analis pasar keuangan, Lukman Leong, rupiah berpotensi menguat, namun terbatas terhadap dolar AS. Hal itu didorong oleh tensi yang mulai mereda dari AS terhadap Iran atas konflik di Timur Tengah.

“Rupiah diperkirakan akan bergerak datar dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS di tengah meredanya tensi di timteng menyusul retorika Trump,” kata Lukman kepada IDN Times.

3. Prediksi pergerakan rupiah hari ini

Lukman memprediksi kurs rupiah akan menguat hari ini, melihat Presiden AS, Donald Trump masih membuka peluang negosiasi dengan Iran. Meski begitu, Lukman memprediksi rupiah masih akan bergerak di Rp18 ribu-an hari ini.

“Range Rp18.000-Rp18.150,” tutur Lukman.

Curated For You

Editorial Team

Related Article