Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harga Emas Antam Naik Rp17 Ribu, Dibanderol Rp2,65 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp17 Ribu, Dibanderol Rp2,65 Juta per Gram
Etalase yang memajang imitasi emas antam di Toko Butik Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya Sih
  • Harga emas Antam naik Rp17 ribu menjadi Rp2,65 juta per gram, sementara harga buyback ikut naik Rp22 ribu ke level Rp2,405 juta per gram.
  • Perencana keuangan Andy Nugroho menjelaskan bahwa emas tergolong investasi berisiko rendah namun tetap rawan hilang atau dicuri karena sifatnya yang mudah dibawa.
  • Cara menghitung keuntungan investasi emas dilakukan dengan membandingkan selisih antara harga jual dan harga beli hingga selisihnya melebihi nilai pembelian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times -Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam Jumat (10/7/2026) naik Rp17 ribu. Emas Antam dibanderol pada level Rp2,65 juta per gram.

Sementara itu, harga buyback hari ini menurut situs Logam Mulia, juga naik Rp22 ribu menjadi Rp2,405 juta per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.

1. Rincian harga emas dari pecahan terkecil hingga terbesar

​Berikut adalah rincian harga emas Antam hari ini

  • ​Emas Antam 0,5 gram: Rp1.375.000
  • Emas Antam 1 gram: Rp2.650.000
  • Emas Antam 2 gram: Rp5.240.000
  • Emas Antam 3 gram: Rp7.835.000
  • Emas Antam 5 gram: Rp13.025.000
  • Emas Antam 10 gram: Rp25.995.000
  • Emas Antam 25 gram: Rp64.862.000
  • Emas Antam 50 gram: Rp129.645.000
  • Emas Antam 100 gram: Rp259.212.000
  • Emas Antam 250 gram: Rp647.765.000
  • Emas Antam 500 gram: Rp1.295.320.000
  • Emas Antam 1.000 gram: Rp2.590.600.000.

2. Setiap instrumem investasi punya risiko berbeda

Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.

"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.

Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.

"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy

3. Cara hitung keuntungan investasi emas

Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas ialah dengan mencari selisih harga jual dan harga beli. Misalnya, harga beli emas Antam Rp2.729.000 per gram dan harga jual kembali Rp2.500.000 per gram.

Ada selisih Rp229 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More