Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Tembus Rp18.047 per Dolar AS, Ini Pemicunya
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
  • Rupiah melemah ke Rp18.047 per dolar AS pada awal perdagangan Kamis, turun 25 poin atau 0,14 persen dari penutupan sebelumnya.

  • Keputusan BI tidak menaikkan suku bunga acuan menjadi salah satu faktor yang dinilai memengaruhi pelemahan rupiah.

  • Investor mencermati sentimen pasar saham serta kabar potensi kesepakatan damai Iran-AS, sementara proyeksi rupiah berada di rentang Rp17.850–Rp18.000.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
21/10/2026

Bank Indonesia tidak menaikkan suku bunga acuan. Keputusan tersebut dinilai di luar perkiraan pasar.

22/10/2026

Rupiah dibuka pada level Rp18.036 per dolar AS pada awal perdagangan Kamis dan melemah terhadap dolar AS.

09.21 WIB

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di level Rp18.047 per dolar AS, melemah 25 poin atau 0,14 persen dari penutupan sebelumnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Nilai tukar rupiah melemah menjadi Rp18.047 per dolar AS, turun 25 poin atau 0,14 persen dari penutupan sebelumnya.
  • Who?
    Rupiah, Bank Indonesia, investor, dan pengamat pasar uang Lukman Leong.
  • Where?
    Perdagangan rupiah terhadap dolar AS di pasar valuta asing, berdasarkan data Bloomberg.
  • When?
    Awal perdagangan Kamis (22/10/2026), dengan data Bloomberg hingga pukul 09.21 WIB.
  • Why?
    Keputusan BI tidak menaikkan suku bunga acuan dinilai di luar perkiraan pasar. Investor juga mencermati sentimen pasar saham serta kabar Iran-AS.
  • How?
    Rupiah dibuka pada level Rp18.036 per dolar AS, lalu berada di Rp18.047 per dolar AS. Lukman memproyeksikan rentang Rp17.850 hingga Rp18.000.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rupiah sedang turun nilainya saat dibandingkan dengan dolar Amerika. Bank Indonesia tidak menaikkan suku bunga, dan hal itu membuat pasar memperhatikan rupiah. Investor juga melihat pasar saham serta kabar damai Iran dan Amerika. Lukman memperkirakan rupiah bisa bergerak antara Rp17.850 dan Rp18.000 per dolar AS.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pergerakan rupiah masih memiliki ruang untuk tertahan atau menguat apabila sentimen di pasar ekuitas membaik. Perhatian investor terhadap perkembangan pasar saham dan kabar potensi kesepakatan damai Iran-AS juga menunjukkan adanya faktor yang terus dipantau dalam menentukan arah pergerakan rupiah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (22/10/2026). Rupiah dibuka pada level Rp18.036 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.21 WIB, rupiah berada di level Rp18.047 per dolar AS, melemah 25 poin atau 0,14 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp18.022 per dolar AS.

1. Rupiah masih berpotensi lanjut melemah

Pengamat pasar uang Lukman Leong memperkirakan rupiah masih berpotensi melemah terhadap dolar AS. Hal itu menyusul keputusan Bank Indonesia (BI) yang tidak menaikkan suku bunga acuan pada Rabu (21/10/2026).

Keputusan tersebut dinilai di luar perkiraan pasar. Suku bunga acuan merupakan salah satu instrumen bank sentral untuk memengaruhi kondisi keuangan dan perekonomian, termasuk daya tarik investasi dalam mata uang domestik.

"Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar AS setelah BI diluar perkiraan tidak menaikkan tingkat suku bunga kemarin," kata dia.

2. Investor pantau pasar saham dan kabar damai Iran-AS

Dia mengatakan, investor masih mencermati sentimen di pasar saham (ekuitas). Jika kondisinya membaik, tekanan terhadap rupiah berpotensi tertahan. Bahkan, rupiah berpeluang menguat apabila sentimen tersebut mendukung pergerakan rupiah.

"Fokus investor masih pada sentimen di pasar ekuitas yang apabila kembali membaik dapat menahan perlemahan atau bahkan menguatkan rupiah," ujar Lukman.

Selain itu, investor mencermati laporan maupun rumor mengenai potensi kesepakatan damai antara Iran dan AS. Perkembangan tersebut menjadi salah satu hal yang diperhatikan pelaku pasar dalam menentukan langkah investasinya.

3. Proyeksi pergerakan rupiah hingga penutupan

Lukman memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.850 hingga Rp18.000 per dolar AS. Sementara Bloomberg mencatat rupiah bergerak dalam rentang Rp18.030 hingga Rp18.054 per dolar AS sepanjang pagi ini.

Bloomberg mencatat kinerja rupiah sejak awal tahun (year-to-date/ytd) melemah 8,20 persen. Selain itu, dalam rentang 52 minggu terakhir, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp16.566 hingga Rp18.209 per dolar AS.

Curated For You

Editorial Team

Related Article