Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Rusia akan melepas jutaan barel diesel ke pasar Amerika Serikat dan global. Langkah ini muncul ketika harga diesel melonjak dan pasokan bahan bakar menghadapi tekanan akibat konflik geopolitik. Trump berharap tambahan pasokan tersebut dapat membantu menekan harga energi dalam waktu dekat.
Dalam pengumumannya pada Jumat (9/10/2026), Trump menyebut Rusia akan segera memasok 300 ribu ton diesel, disusul 500 ribu ton pada November dan 1 juta ton setelahnya. Jumlah tiga tahap tersebut setara dengan sekitar 13,5 juta barel diesel. Namun, tambahan pasokan belum tentu langsung membuat harga bahan bakar turun karena kondisi pasar energi juga dipengaruhi oleh faktor lain.
