Jakarta, IDN Times - Maskapai nasional Tiongkok, Air China mengumumkan rencana untuk membuka kembali rute penerbangan penumpang antara Beijing dan Pyongyang. Langkah yang diumumkan pada Jumat (13/3/2026), ini menandai beroperasinya kembali layanan udara tersebut setelah sempat terhenti selama enam tahun akibat penutupan perbatasan yang ketat.
Keputusan untuk memulai kembali penerbangan menjadi sinyal kuat pulihnya konektivitas antara kedua negara pasca pandemi COVID-19. Sebelumnya, seluruh akses perjalanan lintas batas sempat ditangguhkan total sejak tahun 2020 guna menekan penyebaran virus, yang membuat jalur udara ini vakum dalam waktu cukup lama.
