Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan menoleransi standar gizi yang rendah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia memastikan akan langsung menutup atau menghentikan operasional dapur yang kedapatan tidak beres.
Untuk menjaga transparansi, pemerintah menyediakan nomor telepon bebas pulsa dan membuka titik koordinat dapur agar masyarakat, mulai dari orang tua siswa hingga kepala sekolah, bisa memantau langsung dan melapor jika ada masalah.
"Jadi siapa pun ibu-ibu, orang tua, kepala sekolah, dia boleh masuk dan dia boleh komplain. Jadi memang laporan yang hanya bagus-bagus itu budaya yang tidak baik," katanya saat mengudang jurnalis senior dan pengamat di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip Kamis (19/3/2026).
