Jakarta, IDN Times - Pemerintah Thailand resmi memangkas lebih dari 7.000 regulasi bisnis sebagai langkah strategis untuk menarik lebih banyak investasi asing. Kebijakan yang diinisiasi oleh Perdana Menteri Anutin Charnvirakul ini berfokus pada pengurangan hambatan birokrasi yang selama ini dinilai memperlambat proses perizinan usaha.
Rencana reformasi ini mencakup penghapusan berbagai peraturan di tingkat kementerian serta aturan tambahan yang membebani sektor swasta. Melalui pengumuman yang disampaikan pada Senin (18/5/2026), pemerintah Thailand menargetkan negaranya dapat kembali bersaing sebagai tujuan utama investasi di pasar global.
