Total Emisi Obligasi-Sukuk Awal 2026 Capai Rp216,97 Triliun

- Pencatatan tiga obligasi dan satu sukuk oleh PT Eagle High Plantations Tbk, PT Summarecon Agung Tbk, dan PT Energi Mega Persada Tbk pada awal tahun 2026.
- Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI mencapai 661 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp539,79 triliun dan 134,01 juta dolar AS.
- Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI mencapai 190 seri dengan nilai nominalnya sebesar Rp6.484,29 triliun dan 352,10 juta dolar AS. Di samping itu, terdapat enam emisi Efek Beragun Aset (EBA) dengan nilai mencapai Rp3,99 triliun.
Jakarta, IDN Times - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan total emisi obligasi dan sukuk sepanjang tahun ini mencapai Rp216,97 triliun.
Sekretrais Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, pada periode 5-9 Januari 2026 terdapat pencatatan tiga obligasi dan satu sukuk di pasar modal Indonesia.
Dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2025 sebanyak empat emisi dari tiga emiten.
1. Pencatatan tiga obligasi dan satu sukuk

PT Eagle High Plantations Tbk mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap III Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap II Tahun 2025 pada Rabu (7/1/2026). Total masing-masing nilai emisi obligasi dan sukuk tersebut Rp210 miliar, dan Rp290 miliar.
"Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi dan sukuk tersebut adalah idA- (Single A Minus) dan idA- sy (Single A Minus Syariah) dengan wali amanat PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk," kata Kautsar dalam keterangannya, dikutip Minggu (11/1/2026).
Pada hari yang sama, PT Summarecon Agung Tbk jua menatatkan Obligasi Berkelanjutan V Summarecon Agung Tahap I Tahun 2025, dengan nilai nominal sebesar Rp351.960.000.000.
Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk obligasi tersebut adalah idA+ (Single A Plus). Adapun wali amanat dalam aksi korporasi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI.
PT Energi Mega Persada Tbk juga mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap I Tahun 2025 dengan total nilai nominal sebesar Rp500 miliar di BEI pada hari yang sama. Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk obligasi tersebut adalah idA+ (Single A Plus) dengan wali amanat BRI.
2. Total emisi obligasi dan sukuk

Dengan keseluruhan pencatatan tersebut di awala tahun ini, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 661 emisi.
"Dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp539,79 triliun dan 134,01 juta dolar AS, yang diterbitkan oleh 136 emiten," ujar Kautsar.
3. SBN dan EBA

Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI mencapai 190 seri. Adapun nilai nominalnya sebesar Rp6.484,29 triliun dan 352,10 juta dolar AS.
Selain itu, di BEI juga tercatat sebanyak enam emisi Efek Beragun Aset (EBA) dengan nilai mencapai Rp3,99 triliun.












![[QUIZ] Tes Seberapa Siap Kamu untuk Mulai Berbisnis](https://image.idntimes.com/post/20230920/startup-594090-1280-d6d6a0f4e90d5fb0c2c5b5669d828c83.jpg)





