Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bank Mega Syariah Serahkan Hadiah Mobil Listrik pada Nasabah (Dok. IDN Times)
Bank Mega Syariah Serahkan Hadiah Mobil Listrik pada Nasabah (Dok. IDN Times)

Intinya sih...

  • Transaksi di sektor ritel dan marketplace ambil porsi terbesar dari keseluruhan transaksi di 2025, dengan kontribusi sebesar 20 persen.

  • Sektor travel memberikan kontribusi signifikan sebesar 8 persen dari total transaksi Desember 2025, didorong oleh momentum libur akhir tahun.

  • Pembiayaan Syariah Card sepanjang 2025 mencatatkan pertumbuhan impresif, dengan volume transaksi pada Desember 2025 melonjak hingga 85 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan volume transaksi Syariah Card sebesar 48 persen pada Desember 2025 dibandingkan dengan rata-rata bulan sebelumnya. Secara bulanan, volume transaksi juga meningkat 21 persen dibandingkan dengan November 2025.

Syariah Card Business Division Head Bank Mega Syariah, Eva Dahlia Kusumawati, mengatakan lonjakan transaksi tersebut mencerminkan perubahan perilaku belanja masyarakat menjelang akhir tahun. Konsumen cenderung mengalokasikan anggaran lebih besar untuk perayaan, hadiah, dan persiapan menyambut tahun baru.

“Karena itu, Syariah Card hadir sebagai solusi pembayaran yang menawarkan kemudahan transaksi serta berbagai benefit menarik,” ujar Eva dalam keterangannya, Rabu (14/1/2025).

1. Transaksi di sektor ritel dan marketplace ambil porsi terbesar dari keseluruhan transaksi di 2025

Bank Mega Syariah (megasyariah.co.id)

Ia menjelaskan, berdasarkan kategori transaksi, sektor ritel dan marketplace menjadi kontributor terbesar dengan porsi 20 persen dari total transaksi sepanjang Desember 2025. Hal ini menegaskan bahwa Syariah Card semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam berbelanja, baik di platform e-commerce maupun di gerai ritel fisik.

Selain untuk kebutuhan sehari-hari, kategori pakaian dan aksesoris menempati posisi kedua dengan kontribusi sebesar 9 persen. Tingginya transaksi di sektor fesyen ini didorong oleh berbagai promo selama Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) serta kebutuhan masyarakat untuk memperbarui penampilan menjelang pergantian tahun.

2. Sektor travel beri kontribusi signifikan sebesar 8 persen

Ilustrasi tarian khas Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2024 (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Eva menambahkan, sektor travel juga memberikan kontribusi signifikan, mencapai 8 persen dari total transaksi Desember 2025. Momentum libur akhir tahun mendorong pemegang Syariah Card untuk aktif memesan tiket transportasi dan akomodasi.

Pertumbuhan ini juga didorong oleh tingginya antusiasme masyarakat selama Harbolnas 2025. Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), total transaksi Harbolnas yang berlangsung pada 10–16 Desember 2025 mencapai Rp36,4 triliun, tumbuh 17 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kombinasi antara kebutuhan perjalanan wisata dan belanja saat libur akhir tahun menjadikan bulan Desember sebagai puncak (peak season) bagi pertumbuhan volume transaksi Syariah Card sepanjang tahun 2025,” ungkap Eva.

3. Pembiayaan syariah card sepanjang 2025 catatkan pertumbuhan impresif

ilustasi Syariah (Pixibay.com/Mahethelge_Ahmad)

Sejalan dengan kinerja Desember, pembiayaan Syariah Card sepanjang 2025 juga mencatatkan pertumbuhan impresif. Volume transaksi pada Desember 2025 melonjak hingga 85 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.

“Ke depannya, kami berharap pertumbuhan ini terus berlanjut seiring dengan semakin lengkapnya fitur dan ekosistem pendukung keuangan syariah di Indonesia,” pungkas Eva.

Editorial Team