Jakarta, IDN Times - TransTRACK, perusahaan technology enabler yang berfokus pada digitalisasi operasional armada siap melakukan perluasan ekspansi ke Asia Tenggara dan Timur Tengah. Hal itu menandai tonggak penting dalam tujuh tahun pertumbuhan perusahaan sejak didirikan pada 2019 silam.
Setelah ekspansi ke Malaysia, Singapura, Australia serta pasar Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Qatar, TransTRACK kini menargetkan ekspansi lanjutan ke Vietnam dan Thailand, serta pasar Timur Tengah lainnya seperti Oman, Bahrain, dan Kuwait.
“Memasuki tahun ketujuh, kami melihat momentum yang sangat kuat untuk scale-up secara global, khususnya di Asia Tenggara dan Timur Tengah. Ini adalah pasar dengan kebutuhan fleet intelligence yang tinggi dan kompleksitas operasional yang semakin meningkat. Fokus kami adalah menghadirkan solusi yang tidak hanya scalable secara global, tetapi juga deeply localized agar benar-benar relevan dan berdampak di setiap market,” tutur Co-Founder & CEO TransTRACK, Anggia Meisesari di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
