Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Volkswagen dan Produsen China Gotion Berniat Investasi Baterai
ilustrasi logo Volkswagen pada body mobil (Ivan Radic, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

Jakarta, IDN Times - Volkswagen dan produsen baterai asal China, Gotion High-tech, berencana menginvestasikan dana sebesar 3,22 miliar euro atau setara Rp65,39 triliun (kurs Rp20.307). Kabar bahwa Volkswagen dan produsen China Gotion berniat investasi baterai ini ditujukan untuk proyek produksi baterai dan material. Lokasi tepatnya berada di Eropa serta Afrika Utara.

Berdasarkan pengumuman investasi Gotion dan pernyataan Volkswagen yang dirilis pada Senin (28/9/2026), proyek ini bertujuan mengembangkan rantai pasok regional bagi pasar Eropa. Rencana tersebut mencakup pembentukan tiga usaha patungan yang berlokasi di Spanyol, Slovakia, dan Maroko.

1. Rencana pendirian usaha patungan di tiga lokasi

ilustrasi pabrik kendaraan listrik (pexels.com/Hyundai Motor Group)

Tiga proyek usaha patungan tersebut akan dibangun di Valencia di Spanyol, Surany di Slowakia, dan Kenitra di Maroko. Dari keseluruhan nilai rencana investasi, kontribusi yang digelontorkan oleh Gotion mencapai sekitar 1,598 miliar euro atau setara Rp32,45 triliun.

Dilansir Anadolu Agency, fasilitas proyek di Spanyol dan Slovakia dirancang untuk memproduksi sel baterai. Sementara itu, fasilitas di Kenitra, Maroko, akan memproduksi material katoda untuk baterai litium ferofosfat atau lithium iron phosphate (LFP).

Produksi material katoda dari fasilitas di Maroko tersebut ditargetkan terutama untuk memasok kebutuhan dua proyek baterai di Eropa. Keseluruhan proses penanaman modal dalam proyek-proyek ini akan dilakukan secara bertahap.

2. Pembagian kepemilikan saham dan target kapasitas

ilustrasi baterai kendaraan listrik (unsplash.com/Kumpan Electric)

Anak perusahaan baterai milik Volkswagen, PowerCo, akan mempertahankan 51 persen saham pada usaha patungan di Valencia, sedangkan Gotion memegang 49 persen. Sebaliknya, Gotion akan memegang 51 persen saham pada masing-masing usaha patungan di Slowakia dan Maroko, sementara PowerCo memiliki sisa sahamnya.

Menurut keterbukaan informasi Gotion, proyek di Spanyol membidik target kapasitas produksi baterai tahunan sebesar 29,1 gigawatt-jam. Adapun fasilitas di Slowakia direncanakan untuk memproduksi baterai dengan kapasitas sebesar 8,4 gigawatt-jam setiap tahunnya.

Sementara untuk fasilitas di Maroko, proyek tersebut menargetkan kapasitas produksi 100 ribu metrik ton material katoda LFP per tahun. Pasokan material ini akan difokuskan terutama untuk mendukung operasional dua usaha patungan baterai di Eropa.

3. Diversifikasi pasokan dan pemenuhan izin regulasi

ilustrasi logo Volkswagen (unsplash.com/Erik Mclean)

Langkah kerja sama ini disambut oleh pihak manajemen Volkswagen sebagai pencapaian penting bagi kedua entitas. “Ini menandai terobosan besar bagi kedua perusahaan,” kata Kepala Teknologi Volkswagen Thomas Schmall sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Volkswagen menyatakan bahwa kemitraan ini akan mendiversifikasi pasokan material katoda utama. Selain itu, langkah strategis tersebut dirancang untuk memperkuat daya saing industri baterai di kawasan Eropa.

Meski kabar bahwa Volkswagen dan produsen China Gotion berniat investasi baterai telah santer terdengar, pelaksanaan proyek-proyek tersebut masih belum sepenuhnya berjalan. Hal ini dikarenakan perusahaan bergantung pada persetujuan regulasi dan syarat-syarat penutupan lainnya. Salah satu ketentuan yang harus dipenuhi adalah persetujuan dari para pemegang saham Gotion.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article