Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apakah Valas dan Forex Sama? Ini Perbedaan yang Wajib Kamu Tahu

4 min read
Apakah Valas dan Forex Sama? Ini Perbedaan yang Wajib Kamu Tahu
ilustrasi valuta asing (pexels.com/Pratikxox)
  • Valas adalah mata uang asing, seperti USD, JPY, atau EUR, yang dapat digunakan sebagai alat tukar, pembayaran lintas negara, maupun aset.
  • Forex merupakan aktivitas sekaligus pasar pertukaran berbagai mata uang, melibatkan bank, perusahaan, lembaga keuangan, pemerintah, dan pelaku perdagangan individu.
  • Kepemilikan valas tidak otomatis berarti trading forex; perdagangan forex berfokus pada perubahan nilai tukar dan memiliki risiko akibat pergerakan harga mata uang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau kamu sedang mencari informasi tentang mata uang asing, istilah valas dan forex mungkin sering muncul bersamaan. Keduanya memang berkaitan erat dengan mata uang asing, tetapi sebenarnya memiliki pengertian yang berbeda. Lantas, apakah valas dan forex sama atau justru punya fungsi yang berbeda?

Secara sederhana, valas merujuk pada valuta asing atau mata uang asing yang digunakan sebagai aset maupun alat tukar. Sementara itu, forex merupakan aktivitas dan pasar pertukaran mata uang yang mempertemukan transaksi jual beli berbagai mata uang. Supaya tidak salah memahami istilahnya, berikut perbedaan valas dan forex yang perlu kamu ketahui.

  1. 1. Valas merujuk pada mata uang asing

    ilustrasi valuta asing
    ilustrasi valuta asing (pexels.com/Audy of Course)

    Valas merupakan singkatan dari valuta asing. Istilah ini merujuk pada mata uang dari negara lain yang digunakan di luar negara asalnya, baik untuk transaksi, pembayaran, maupun sebagai aset.

    Contohnya, ketika kamu memiliki dolar Amerika Serikat (USD), yen Jepang (JPY), atau euro (EUR), mata uang tersebut dapat disebut sebagai valas dalam konteks Indonesia. Kamu bisa memperoleh mata uang asing melalui bank, tempat penukaran uang, atau layanan keuangan tertentu.

    Valas juga sering dibutuhkan ketika seseorang bepergian ke luar negeri. Misalnya, saat kamu berlibur ke Jepang, kamu perlu menukar rupiah dengan yen agar bisa melakukan pembayaran selama berada di sana.

    Lantas, apakah valas dan forex sebenarnya merupakan hal yang sama? Tidak sepenuhnya, karena valas merujuk pada mata uang asing yang digunakan atau dimiliki, sementara forex mengacu pada aktivitas pertukaran dan perdagangan berbagai mata uang tersebut.

  2. 2. Forex merupakan aktivitas dan pasar pertukaran mata uang

    ilustrasi forex
    ilustrasi forex (pexels.com/Rafael Minguet Delgado)

    Forex merupakan singkatan dari foreign exchange. Istilah ini digunakan untuk menyebut aktivitas pertukaran mata uang dari satu negara dengan mata uang negara lain. Dalam praktiknya, forex juga mengacu pada pasar tempat berbagai mata uang diperdagangkan. Pasar ini melibatkan banyak pihak, seperti bank, perusahaan, lembaga keuangan, pemerintah, hingga pelaku perdagangan individu.

    Sebagai contoh, transaksi EUR/USD berarti memperdagangkan euro terhadap dolar Amerika Serikat. Perubahan nilai tukar pada pasangan mata uang tersebut dapat membuat nilai salah satu mata uang menguat atau melemah terhadap mata uang lainnya. Karena itu, forex tidak merujuk pada satu jenis mata uang tertentu. Forex merupakan kegiatan atau pasar pertukaran yang melibatkan berbagai mata uang.

  3. 3. Valas bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari

    ilustrasi valuta asing
    ilustrasi valuta asing (pexels.com/Zulfugar Karimov)

    Valas tidak selalu berkaitan dengan aktivitas perdagangan untuk mencari keuntungan. Mata uang asing juga bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, terutama ketika seseorang melakukan transaksi lintas negara. Misalnya, kamu menukarkan rupiah menjadi dolar sebelum pergi ke Amerika Serikat. Dolar tersebut kemudian digunakan untuk membayar makanan, transportasi, penginapan, atau kebutuhan lain selama perjalanan.

    Perusahaan juga dapat menggunakan valas untuk membayar transaksi dengan pihak dari luar negeri. Jadi, kepemilikan mata uang asing tidak otomatis berarti seseorang sedang melakukan perdagangan forex. Perbedaan konteks ini penting dipahami agar kamu tidak menganggap semua aktivitas yang melibatkan mata uang asing sebagai forex.

  4. 4. Forex berkaitan dengan perdagangan berdasarkan perubahan nilai tukar

    ilustrasi trader
    ilustrasi trader (pexels.com/AlphaTradeZone)

    Dalam perdagangan forex, pelaku pasar melakukan transaksi berdasarkan pergerakan nilai tukar antar-mata uang. Tujuannya bisa berbeda-beda, mulai dari kebutuhan lindung nilai hingga mencari keuntungan dari perubahan harga. Nilai tukar mata uang dapat berubah karena berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi, suku bunga, inflasi, kebijakan bank sentral, dan sentimen pasar. Pergerakan tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan forex.

    Meski begitu, perdagangan forex memiliki risiko karena nilai mata uang dapat bergerak naik maupun turun. Karena itu, memahami cara kerja pasar dan risiko transaksi menjadi hal penting sebelum seseorang memutuskan untuk terlibat di dalamnya. Dengan demikian, hubungan keduanya sebenarnya cukup sederhana. Valas adalah mata uang asingnya, sedangkan forex adalah aktivitas atau pasar pertukaran mata uang.

    Jadi, apakah valas dan forex sama? Jawabannya tidak sama, meskipun keduanya saling berkaitan. Valas merujuk pada mata uang asing sebagai aset atau alat tukar, sedangkan forex merujuk pada aktivitas dan pasar pertukaran mata uang. Memahami perbedaan ini akan membantu kamu lebih mudah membedakan istilah yang sering digunakan dalam pembahasan keuangan dan perdagangan mata uang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More