Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Membedakan Kebutuhan dan Keinginan dari Upin & Ipin

4 min read
5 Cara Membedakan Kebutuhan dan Keinginan dari Upin & Ipin
Cuplikan episode Upin Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production)
  • Serial Upin & Ipin mengajarkan banyak hal soal pentingnya membedakan kebutuhan dengan keinginan saat mengelola uang.

  • Kebutuhan utama seperti makanan, tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, dan tabungan perlu diprioritaskan sebelum membeli keinginan seperti mainan atau lainnya.

  • Lewat nasihat Opah dan Kak Ros, ada banyak pelajaran seperti pentingnya menyusun prioritas pengeluaran, sampai menunda keinginan demi tabungan masa depan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mengatur uang tak hanya soal seberapa banyak jumlah yang didapat, tetapi juga bagaimana uang tersebut digunakan. Salah satu hal dasar dalam pengelolaannya adalah cara membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Pelajaran mengenai kebutuhan dan keinginan ini juga bisa ditemui dalam beberapa episode serial animasi Upin & Ipin. Anak kembar dari Kampung Durian Runtuh itu cukup sering diberi nasihat agar tidak sembarangan memakai uang, tetapi sebagai anak-anak keduanya terkadang tetap tergoda untuk membeli sesuatu yang mereka inginkan.

Lewat cerita-ceritanya, kamu bisa sekalian belajar bedakan kebutuhan dan keinginan dari Upin & Ipin. Berikut ini di antaranya yang bisa disimak.

  1. 1. Kenali kebutuhan dan keinginan

    Belajar Bedakan Kebutuhan dan Keinginan dari Upin & Ipin
    Episode "Rajin Menyimpan Bijak Belanja" dalam serial Upin dan Ipin. (youtube.com/Les' Copaque Production)

    Layaknya anak seusianya, Upin dan Ipin juga sering menaruh keinginan untuk membeli berbagai macam barang seperti mainan. Dalam episode "Rajin Menyimpan Bijak Belanja”, keduanya ingin cepat-cepat mengumpulkan uang karena tergoda untuk beli sepeda baru. Mereka kemudian mencoba banyak hal, mulai dari membantu Tok Dalang sampai jualan sayuran yang dipetik dari kebunnya sendiri.

    Setelah uangnya terkumpul, Upin dan Ipin langsung ingin menggunakannya untuk beli sesuatu. Namun, Opah memberi nasihat agar cucu-cucunya itu lebih baik menabungnya dulu sambil memikirkan uangnya dipakai untuk keinginan atau kebutuhan. Di situ, Kak Ros juga membantu memberi pemahaman bahwa uang yang ditabung bisa digunakan untuk kebutuhan masa depan alih-alih menghabiskannya sekarang untuk beli barang yang mereka sukai.

    Pelajaran demikian rasanya akan relevan di dunia nyata. Meminimalisir godaan membeli barang-barang kekinian, kamu harus bijak untuk mengambil keputusan dan memahami barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau sebatas keinginan sesaat. Kebiasaan sederhana ini bisa membantumu lebih bijak menggunakan uang.

  2. 2. Prioritaskan kebutuhan dulu

    Belajar Bedakan Kebutuhan dan Keinginan dari Upin & Ipin
    Upin, Ipin, Kak Ros, dan Opah berkumpul di ruang keluarga (youtube.com/Les' Copaque Production)

    Kebutuhan sehari-hari harus menjadi prioritas dibanding memenuhi keinginan. Jenisnya mencakup seperti makanan, tempat tinggal, pendidikan, kebutuhan kesehatan, sampai tabungan masa depan.

    Dalam serial animasi Upin & Ipin, keluarga Upin dan Ipin biasa hidup sederhana meski sebenarnya tampak berkecukupan. Mereka tidak pernah kekurangan hal-hal pokok seperti makanan untuk sehari-hari. Sebaliknya, Kak Ros atau Opah mungkin akan menunda keinginan untuk beli barang lain seperti Upin dan Ipin yang mau beli mainan baru. Prinsipnya sederhana, pastikan kebutuhan utama sudah terpenuhi sebelum menggunakan uang untuk sesuatu yang hanya diinginkan.

  3. 3. Tidak semua keinginan harus dipenuhi sekarang

    Belajar Bedakan Kebutuhan dan Keinginan dari Upin & Ipin
    Ehsan dan teman-temannya di serial Upin & Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production)

    Tak ada salahnya jika kamu punya keinginan, baik itu seperti membeli makanan kesukaan, mainan, atau pergi berlibur. Semua boleh dilakukan selama kondisi keuanganmu stabil. Jika kondisinya tidak memungkinkan, lebih baik bersabar dulu karena tidak semua keinginan harus dituruti saat itu juga.

    Dalam episode "Mainan Baru", Upin dan Ipin pernah ingin membeli mainan mobil-mobilan baru. Namun, keinginan mereka langsung dicegah Kak Ros. Opah juga tak langsung menurutinya dan berpikir mainan lama cucunya itu masih bagus dipakai.

    Keesokan harinya, Upin dan Ipin melihat Opah bekerja keras sebagai pengambil getah karet demi mendapat uang. Dari situ, keduanya menjadi ragu untuk menerima uang dari Opah guna membeli mainan mobil-mobilan baru. Meski begitu, Opah tetap memberikan uang dan menyuruh mereka membeli mainan baru yang sudah didambakan itu.

  4. 4. Menabung untuk kebutuhan di masa depan

    Belajar Bedakan Kebutuhan dan Keinginan dari Upin & Ipin
    Salah satu episode di seri animasi Upin & Ipin (youtube.com/ Les' Copaque Production)

    Kebutuhan tak cuma hal-hal yang dibutuhkan saat ini seperti makanan. Di luar itu, ada pula kebutuhan untuk masa depan yang perlu dijaga, termasuk tabungan. Tabungan ini dapat digunakan guna kebutuhan masa depan seperti biaya pendidikan, membeli rumah, atau jaga-jaga apabila menghadapi kondisi darurat.

    Dalam episode “Rajin Menyimpan Bijak Belanja”, Kak Ros memberi nasihat untuk kedua adiknya itu tentang pentingnya tabungan untuk masa depan. Tak hanya itu, ia juga membantu Upin dan Ipin untuk menyimpan uang hasil jualannya ke tempat yang aman seperti bank. Pelajaran ini menunjukkan bahwa tidak semua uang yang didapat sekarang harus langsung dibelanjakan, tetapi dapat juga disimpan atau ditabung untuk kebutuhan di masa mendatang.

  5. 5. Buat daftar prioritas sebelum membelanjakan uang

    Belajar Bedakan Kebutuhan dan Keinginan dari Upin & Ipin
    Upin & Ipin (YouTube.com/Les' Copaque Production)

    Keluarga Upin dan Ipin juga bisa menjadi contoh bahwa pengelolaan uang perlu dibuatkan daftar prioritas. Ketika memiliki uang, jangan langsung memikirkan apa yang ingin dibeli, tetapi pertimbangkan terlebih dahulu apa yang paling penting.

    Misal sebagian uang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sebagian disimpan, dan sisanya baru digunakan untuk membeli sesuatu yang diinginkan. Cara seperti ini membuat setiap pengeluaran menjadi lebih terarah dan membantu mencegah uang habis tanpa terasa.

    Itulah tadi sejumlah gambaran kehidupan Upin dan Ipin yang bisa jadi bahan untuk belajar bedakan kebutuhan dan keinginan. Layak dicoba, kan?

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More