Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Trik Jualan Mail di Upin & Ipin, Kadang Suka Curang?

5 Trik Jualan Mail di Upin & Ipin, Kadang Suka Curang?
Mail di Upin & Ipin (youtube.com/@lescopaque)
  • Mail di serial animasi Upin & Ipin terkenal memiliki jiwa bisnis yang tinggi sejak kecil.

  • Di luar kepintarannya, terkadang ada cara yang dipakai Mail dalam berjualan dan bikin geleng-geleng kepala.

  • Contohnya seperti menaikkan harga sewaktu ada kesempatan dan pelit memberi diskon atau promo.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bicara karakter yang jago jualan di Upin & Ipin, nama Mail tentu tidak boleh dilewatkan. Sejak kecil, karakter satu ini sudah dikenal sebagai anak yang punya jiwa bisnisnya kuat. Hampir setiap ada kesempatan, ia bisa menemukan sesuatu yang bisa dijual dan mendatangkan cuan untuknya.

Kemampuan Mail dalam melihat peluang memang patut diacungi jempol. Ia tahu bagaimana cara menawarkan barang, menentukan harga, sampai mencari calon pembeli potensial. Namun, ada kalanya cara-cara yang dipakai Mail juga bisa bikin penonton geleng-geleng kepala.

Lebih jelasnya, berikut sejumlah trik jualan Mail di Upin & Ipin yang jarang disadari. Yuk, simak sampai akhir!

  1. 1. Pelit diskon atau promo

    trik jualan Mail di Upin & Ipin
    potret Mail di serial Upin & Ipin (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Saat jualan, Mail bukan tipe pedagang yang gampang memberi potongan harga. Ketika ada pembeli yang mencoba menawar, ia sebisa mungkin tetap berusaha mempertahankan harga jualnya. Prinsipnya sederhana, barang yang dijual harus tetap menghasilkan keuntungan. Tak jarang ia pun disebut super pelit.

    Contohnya bisa dilihat dalam episode "Raya Penuh Makna". Ada satu momen ketika Fizi berkata kalau dirinya sudah punya lima baju baru untuk Hari Raya. Ternyata, ia membeli dua pasang baju dari Mail, lalu mendapatkan tiga pasang baju lainnya secara gratis. Namun, tiga baju gratisan yang diberi ternyata baju lama Mail yang sudah tak terpakai.

    Sikap seperti itu sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Pedagang memang perlu menghitung modal dan keuntungan sebelum memberikan promo atau diskon tertentu. Namun, ada kalanya ketika terlalu pelit memberi potongan harga, pelanggan bisa saja mencari penjual lain.

  2. 2. Suka naikkan harga

    trik jualan Mail di Upin & Ipin
    Mail di serial Upin & Ipin (dok. Les' Copaque Production)

    Salah satu trik yang membuat Mail terkesan cukup “nakal” adalah aksinya yang terkadang menjual barang dengan harga lebih tinggi dari aslinya. Contohnya bisa dilihat pada episode "Sayang Kak Ros", saat Mail menawarkan lemang ke Opah seharga 5 ringgit per buahnya.

    Di situ, diketahui kalau Mail ternyata menaikkan harga lemang lebih tinggi dari harga aslinya. Saat Hari Raya tiba, Mail kemudian sadar dan mengakui perbuatannya, lalu meminta maaf kepada Opah.

    Selain itu, Mail juga pernah menjual kelapa muda dengan harga berbeda untuk turis yang datang ke Kampung Durian Runtuh dalam episode "Pokok Seribu Guna". Buat kamu yang juga jualan, sebaiknya perbuatan Mail ini jangan ditiru ya.

  3. 3. Cari kesempatan dalam kesempitan

    trik jualan Mail di Upin & Ipin
    Karakter Mail di serial Upin & Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production)

    Di Upin & Ipin, Mail terkadang juga menjadi anak yang oportunis. Ia selalu berusaha mencari hal yang menguntungkan secara finansial atau istilahnya cari kesempatan dalam kesempitan.

    Dari sisi bisnis, kemampuan mencari kesempatan atau peluang sebenarnya bisa jadi kelebihan. Namun, kalau harga kemudian dinaikkan karena pembeli sedang tidak punya banyak pilihan, cara ini bisa terasa seperti aji mumpung. Inilah salah satu sisi Mail yang membuat gaya jualannya terkadang terlihat sedikit licik.

  4. 4. Selalu memanfaatkan momen

    trik jualan Mail di Upin & Ipin
    Mail berjualan ayam bakar di serial Upin & Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production)

    Mail juga tidak asal memilih waktu untuk berjualan. Di luar jualan utamanya di pasar, ia selalu melihat adanya momen untuk mendatangkan cuan tambahan. Salah satu contohnya ketika jelang Idulfitri, Mail ikut menjual kebutuhan yang banyak peminat seperti lemang. Kemudian, dalam acara nobar Piala Dunia di Warung Uncle Muthu, Mail ikut begadang dan jualan di sana.

    Strategi seperti Mail ini sebenarnya bagus digunakan dalam bisnis. Misalnya, menjual produk tertentu ketika sedang tren atau membuat promo khusus saat ada acara besar. Bedanya, di sini Mail mungkin belum mengenal istilah moment marketing, tetapi cara berdagangnya sudah menunjukkan pola tersebut.

  5. 5. Mengenali calon pembeli

    trik jualan Mail di Upin & Ipin
    Mail (youtube.com/Les' Copaque Production)

    Mail punya gaya khas ketika menawarkan barang dagangannya. Ia tidak hanya menunjukkan produk, tetapi juga tahu siapa yang kemungkinan besar tertarik dengan barang dagangannya. Contohnya saat menawarkan lemang kepada Upin dan Ipin di momen jelang Hari Raya dan benar saja Opah mau membelinya.

    Dalam bisnis modern, cara seperti itu bisa disebut sebagai menentukan target pasar. Dengan mengetahui calon pembeli potensial, kamu akan lebih mudah menentukan produk, harga, sekaligus cara promosi yang sesuai. Mail mungkin melakukannya secara spontan, tetapi hasilnya cukup efektif.

    Itulah tadi sejumlah trik jualan Mail di Upin & Ipin yang jarang disadari. Bagaimana menurutmu?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More