Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Naeka Tembus Pasar Global, BRI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat LinkUMKM

Naeka Tembus Pasar Global, BRI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat LinkUMKM
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas melalui ekosistem pemberdayaan terintegrasi. Salah satu kisah datang dari Naeka, usaha modest fashion asal Jakarta Selatan yang berhasil menembus pasar internasional, dengan produk yang telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia serta pasar internasional seperti Singapura, Malaysia, Kanada, dan Senegal. (Dok. BRI)
Intinya Sih
5W1H
  • Naeka, brand modest fashion asal Jakarta Selatan, sukses menembus pasar global berkat produk mukena premium berbahan silk yang dipasarkan hingga ke Singapura, Malaysia, Kanada, dan Senegal.
  • Melalui dukungan program Rumah BUMN BRI dan platform LinkUMKM, Naeka memperoleh pelatihan bisnis, akses promosi luas, serta kemudahan transaksi digital untuk memperkuat pertumbuhan usahanya.
  • BRI terus mendorong UMKM naik kelas lewat ekosistem LinkUMKM yang telah dimanfaatkan lebih dari 15 juta pelaku usaha guna meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, dan menjaga keberlanjutan bisnis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas melalui ekosistem pemberdayaan terintegrasi. Salah satu kisah datang dari Naeka, usaha modest fashion asal Jakarta Selatan yang berhasil menembus pasar internasional, dengan produk yang telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia serta pasar internasional seperti Singapura, Malaysia, Kanada, dan Senegal.

Naeka berfokus pada mukena bermotif cetak berbahan silk premium dengan ciri khas motif bunga berwarna pastel, didukung material yang ringan, halus, dan sejuk sehingga menunjang kenyamanan sekaligus menghadirkan tampilan yang elegan. Seiring meningkatnya permintaan, Naeka memperkuat kapasitas produksi dengan membangun konveksi sendiri pada akhir 2020, dengan seluruh proses produksi dilakukan secara in-house untuk menjaga konsistensi kualitas. Saat ini, usaha tersebut telah didukung oleh 15 tenaga kerja. Muke premium ini dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari toko offline, marketplace, bazar, hingga penjualan online.

1. Berangkat dari keinginan memberikan manfaat luas

IMG-20260415-WA0001.jpg
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas melalui ekosistem pemberdayaan terintegrasi. Salah satu kisah datang dari Naeka, usaha modest fashion asal Jakarta Selatan yang berhasil menembus pasar internasional, dengan produk yang telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia serta pasar internasional seperti Singapura, Malaysia, Kanada, dan Senegal. (Dok. BRI)

Pemilik Naeka Eka Budi Utami menuturkan bahwa usaha yang dijalankan berangkat dari keinginan untuk membangun bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas.

“Naeka berdiri sejak 24 November 2019 berawal dari keinginan saya dan co-founder untuk menjalankan bisnis yang mendatangkan keberkahan dan bekal untuk akhirat kami. Tercetuslah bisnis di modest fashion dengan fokus produk mukena printing berbahan silk. Kami mulai memperkenalkan produk kami melalui e-commerce dan bazaar di mall bahkan ketika sedang pandemi,” ujarnya.

2. Bangkit lewat program pemberdayaan Rumah BUMN BRI dan platform LinkUMKM

IMG-20260415-WA0000.jpg
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas melalui ekosistem pemberdayaan terintegrasi. Salah satu kisah datang dari Naeka, usaha modest fashion asal Jakarta Selatan yang berhasil menembus pasar internasional, dengan produk yang telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia serta pasar internasional seperti Singapura, Malaysia, Kanada, dan Senegal. (Dok. BRI)

Ketika bisnis lain menurun, Naeka justru tumbuh pada masa pandemi. Setelahnya ia memutuskan membuat konveksi sendiri pada tahun Desember 2020. Saat ini produksi Naeka dilakukan secara in-house sejalan dengan konveksi demi menjaga kualitas produk.

Untuk memperkuat pengembangan usaha, Naeka memanfaatkan program pemberdayaan Rumah BUMN BRI dan platform LinkUMKM. Melalui ekosistem tersebut, Naeka memperoleh pembelajaran pengelolaan bisnis dan pemasaran, serta membuka akses promosi yang lebih luas. Partisipasi dalam berbagai bazaar, termasuk di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah kementerian, turut meningkatkan eksposur brand yang berdampak pada pertumbuhan penjualan. Selain itu, Naeka juga memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti QRIS dan EDC untuk mendukung kemudahan transaksi dalam operasional usaha.

3. Kini sukses menembus pasar internasional

Gedung BRI. (Dok. BRI)
Gedung BRI. (Dok. BRI)

Eka menambahkan bahwa kepuasan pelanggan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong konsistensi kualitas sekaligus inovasi produk.

“Memiliki kepuasan batin ketika melihat customer membeli, repurchase, dan menggunakan produk Naeka. Sejalan dengan tagline kami ‘ibadah semakin mudah bersama Naeka’ kami selalu berusaha berinovasi untuk menghasilkan produk yang berkualitas tapi juga tetap cantik dan sesuai syariat Islam,” ujarnya.

BRI melalui LinkUMKM menghadirkan ekosistem pemberdayaan untuk mendukung UMKM tumbuh secara berkelanjutan. Hingga akhir Maret 2026, lebih dari 15,57 juta UMKM telah memanfaatkan platform ini untuk meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, dan mempercepat proses naik kelas, didukung fitur terintegrasi serta lebih dari 840 modul pembelajaran.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa kisah Naeka menunjukkan bagaimana pengusaha UMKM mampu mengembangkan usaha hingga menembus pasar internasional.

“Naeka menunjukkan bahwa diferensiasi produk menjadi kunci dalam memenangkan pasar, khususnya di tengah persaingan yang semakin dinamis. Melalui LinkUMKM, BRI menghadirkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan agar pengusaha dapat mengembangkan usahanya secara lebih terarah. Dengan dukungan tersebut, pengusaha UMKM memiliki peluang untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produknya,” katanya. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ahmad Faisal
EditorAhmad Faisal
Follow Us

Latest in Business

See More