ilustrasi titip belanja (pexels.com/Khwanchai Phanthong)
Di banyak lingkungan, masih ada kebiasaan menitip belanja pada tetangga, saudara, atau teman yang kebetulan pergi ke pasar. Saat harga BBM naik, kebiasaan ini mulai berubah. Orang yang membantu berbelanja kadang meminta tambahan uang transportasi atau sekadar pengganti bensin karena biaya perjalanan sudah tidak sama seperti sebelumnya. Nominalnya mungkin hanya beberapa ribu rupiah.
Meski kecil, pengeluaran seperti ini sering tidak tercatat karena dianggap bagian dari kebutuhan belanja biasa. Padahal, jika terjadi beberapa kali dalam sebulan, jumlahnya cukup terasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak BBM naik tidak selalu hadir dalam bentuk kenaikan harga yang besar. Kadang, ia justru muncul lewat biaya-biaya kecil yang sebelumnya hampir tidak pernah dipikirkan.
Kenaikan BBM memang tidak selalu langsung terlihat pada tagihan besar setiap bulan. Sering kali, yang paling terasa justru pengeluaran kecil yang muncul berulang kali dalam aktivitas sehari-hari. Dari semua daftar tadi, pengeluaran mana yang belakangan mulai lebih sering menguras isi dompet?