Integrasi QRIS-UPI India Ditargetkan Rampung Akhir 2026

- Duta Besar India Sandeep Chakravorty optimistis integrasi sistem pembayaran QRIS Indonesia dan UPI India bisa rampung pada akhir 2026 setelah didukung Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi.
- Pembahasan integrasi masih berlangsung antara pengelola UPI, empat penyelenggara sistem pembayaran di Indonesia, serta Bank Indonesia sebagai bagian dari persiapan implementasi lintas negara.
- Proses teknis integrasi telah memasuki tahap lanjut dengan dorongan langsung dari Prabowo dan Modi agar negosiasi segera diselesaikan demi percepatan realisasi kerja sama digital kedua negara.
Jakarta, IDN Times - Duta Besar India untuk Republik Indonesia Sandeep Chakravorty optimistis integrasi sistem pembayaran digital Indonesia, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan Unified Payments Interface (UPI) milik India dapat terealisasi pada akhir 2026.
Optimisme itu disampaikan setelah Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi sama-sama menyatakan dukungan untuk mempercepat integrasi sistem pembayaran lintas batas kedua negara dalam pertemuan bilateral di Jakarta.
"Saya optimistis pada akhir tahun ini integrasi antara QRIS dan UPI dapat terwujud," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/7/2026) malam.
1. Pembahasan UPI dan QRIS masih berlangsung

Poses integrasi saat ini masih tahap pembahasan antara pengelola UPI, empat penyelenggara sistem pembayaran (switch) di Indonesia, serta Bank Indonesia (BI). Koordinasi antarlembaga terus berjalan sebagai bagian dari persiapan implementasi integrasi sistem pembayaran digital kedua negara.
"Saat ini, pembahasan antara UPI dengan empat penyelenggara sistem pembayaran (switch) di Indonesia serta Bank Indonesia masih berlangsung," ujar Sandeep.
2. Diskusi teknis sudah memasuki tahap lanjut

Selain pembahasan antarlembaga, proses teknis juga masih berlangsung. Sandeep menjelaskan seluruh pihak berharap pembahasan tersebut, termasuk integrasi teknologi, dapat diselesaikan dalam waktu dekat.
Dia menyebut proses yang berjalan kini telah memasuki tahap yang sangat maju sehingga membuka peluang penyelesaian integrasi dalam waktu yang tidak terlalu lama.
"Jadi, proses ini masih terus berjalan dan telah mencapai tahap yang sangat maju," kata dia.
3. Dorongan Prabowo dan Modi percepat negosiasi

Sandeep menuturkan keinginan Presiden Prabowo dan PM Modi untuk mempercepat realisasi integrasi telah menjadi sinyal bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses negosiasi. Karena itu, dia berharap pembahasan dapat segera dirampungkan.
"Karena kedua pemimpin negara telah menyatakan keinginan agar proses ini segera diwujudkan, saya yakin pesan tersebut telah diteruskan kepada para pihak yang sedang melakukan negosiasi agar pembahasannya dapat segera dirampungkan," ujarnya.





![[QUIZ] Tes Seberapa Siap Kamu untuk Mulai Berbisnis Dari Quiz Ini!](https://image.idntimes.com/post/20230920/startup-594090-1280-d6d6a0f4e90d5fb0c2c5b5669d828c83.jpg)






![[QUIZ] Dari Golongan Darahmu, Ini Ide Bisnis yang Cocok Untukmu](https://image.idntimes.com/post/20240228/lisanto-fjxa21l-ihw-unsplash-a5b9962b3fc7f3cf62c097d65b42212c.jpg)





