Strategi Wealth Management BRI Tuai Prestasi Internasional

BRI meraih penghargaan Best Private Bank in Indonesia 2026 dari Global Private Banker atas transformasi layanan wealth management yang lebih personal dan terintegrasi.
Inisiatif Wealth Ecosystem Transformation BRI mendorong pertumbuhan investor baru hingga 280,68 persen dan peningkatan dana kelolaan reksa dana sebesar 93,31 persen sampai Desember 2025.
BRI memperkuat jaringan layanan premium dengan dua Signature Private Outlet, 41 Sentra Layanan Prioritas, serta 152 Priority Lounge untuk mendukung kebutuhan finansial nasabah di seluruh Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Transformasi layanan wealth management yang dijalankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mendapatkan pengakuan di tingkat internasional dengan meraih penghargaan Best Private Bank in Indonesia pada ajang Global Private Banking Innovation Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Global Private Banker di Singapura, pada Kamis (4/6).
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan BRI memperkuat layanan pengelolaan kekayaan bagi nasabah affluent dan high net worth individuals (HNWI) melalui pendekatan yang lebih personal, terintegrasi, dan berbasis kebutuhan jangka panjang.
Dalam penilaiannya, Global Private Banker menyoroti berbagai transformasi yang dilakukan BRI dalam membangun ekosistem wealth management yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah.
1. Transformasi wealth management yang mendorong pertumbuhan investor

Salah satu faktor yang mendapat apresiasi adalah keberhasilan BRI menjalankan inisiatif Wealth Ecosystem Transformation untuk memperkuat pendekatan advisory dan pengalaman nasabah.
Transformasi tersebut berkontribusi terhadap pertumbuhan jumlah investor baru sebesar 280,68 persen, sekaligus meningkatkan dana kelolaan reksa dana (mutual fund under management) sebesar 93,31 persen hingga Desember 2025.
Capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap solusi investasi yang didukung layanan konsultasi dan pendampingan yang lebih komprehensif.
2. Hadirkan layanan advisory yang lebih personal

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, mengatakan kebutuhan nasabah saat ini semakin kompleks. Karena itu, layanan wealth management tidak lagi hanya berfokus pada pengelolaan aset, tetapi juga membantu nasabah mengambil keputusan keuangan yang lebih terukur.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya BRI dalam membangun wealth management yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah. Kami melihat bahwa pengelolaan aset saat ini tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai, tetapi juga pada bagaimana nilai tersebut dapat dijaga dan diteruskan lintas generasi. Karena itu, kami terus memperkuat peran BRI sebagai mitra terpercaya bagi nasabah dalam setiap tahap perjalanan finansialnya,” ujar Aris.
Melalui pendekatan advisory, nasabah mendapatkan pendampingan dari tenaga profesional tersertifikasi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari investasi, perlindungan aset, perencanaan pensiun, hingga pewarisan aset lintas generasi.
3. Didukung jaringan layanan premium di seluruh Indonesia

Pengembangan wealth management BRI juga didukung jaringan layanan premium yang terus diperkuat. Saat ini BRI memiliki 43 outlet layanan nasabah prima, yang terdiri dari dua Signature Private BRI Outlet dan 41 Sentra Layanan BRI Prioritas. Selain itu, tersedia 152 Priority Lounge yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Aris, pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan nasabah menjadi fondasi penting dalam menghadirkan solusi yang sesuai dengan karakteristik dan tujuan finansial masing-masing individu.
“Pada akhirnya, pencapaian ini merupakan refleksi dari kepercayaan yang diberikan nasabah kepada BRI. Sejalan dengan komitmen BRI menjadi Satu Bank untuk Semua, kami akan terus menghadirkan solusi keuangan yang komprehensif untuk membantu nasabah membangun, menjaga, dan meneruskan asetnya secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Penghargaan Best Private Bank in Indonesia ini sekaligus menegaskan posisi BRI sebagai salah satu pemain utama dalam industri wealth management nasional yang terus berkembang di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengelolaan kekayaan yang terintegrasi. (WEB)

















