Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Aku Hanya Ingin Bahagia, Meski Dompet Tidak Setuju
ilustrasi dompet tipis (unsplash.com/Emil Kalibradov)

Jiwa ini terus merasa ingin
Lapar mata perlahan memimpin
Kubeli bahagia dalam keranjang kecil
Lalu kusebut semua itu self reward

Berkali-kali aku membenarkan diri
Bahwa semua ini memang kubutuhkan
Padahal jika hati diajak jujur
Tak semuanya benar-benar diperlukan

Dompet menipis tanpa terasa
Keinginan tumbuh lebih cepat dari logika
Aku pun mulai lelah sendiri
Hidup di antara ingin dan menahan diri

Kataku, cukup sampai di sini
Uang harus dijaga lebih bijak
Menabung demi hari yang nanti
Sebab manusia tak selamanya kuat bekerja

Namun malam selalu membawa tanya
Untuk apa lelah dikumpulkan setiap hari?
Jika bukan untuk menyenangkan diri sendiri
Walau lewat barang yang singgah sebentar

Hufft… begitulah hidup kaum mendang-mending
Hati ingin tenang, mata ingin belanja
Lelah bekerja demi mencari bahagia
Tapi bahagia itu hanya bertahan sampai kurir tiba

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team