Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Deras Hujan yang Menjelma Kenangan

[PUISI] Deras Hujan yang Menjelma Kenangan
ilustrasi perempuan yang menangis di bawah hujan (pexels.com/pixabay)
Share Article

deras hujan yang turun membasahi aspal depan rumahmu
telah mencuri kosakataku : membasahinya,
menghanyutkannya ke ulu hatimu
membuatku menggelepar tak berdaya
karena kehilangan separuh napasku

puisi yang kala itu menjelma kenangan
mengetuk genting rumahmu tanpa kau persilakan masuk
meski berkali-kali aku telah mengetuk
hingga aku berpikir mencintaimu
adalah ketidakpastian yang paling sulit kuingkari

di sini, aku mencintamu yang tidak pasti
di sana, kamu mencintai aku yang membingungkanmu
entah sebenarnya apa maksud Tuhan
membuat kita jatuh cinta hanya untuk saling memantik luka

Madiun, Januari 2021

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team