Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Daun yang Tak Bisa Memilih Jatuhnya

[PUISI] Daun yang Tak Bisa Memilih Jatuhnya
ilustrasi daun yang jatuh (unsplash.com/ichael Glazier)
Share Article

dan tibalah kau pada suatu masa

kanak-kanak adalah tawa yang paling diinginkan terulang

sedang dewasa adalah kata

yang tak terjemahkan oleh kata-kata

hidup adalah perkara dinilai dan menilai

namun kau tak kan pernah bisa memilih rapotmu sendiri

seperti daun yang tak bisa memilih

di mana ia akan jatuh dan terurai

tapi, apa pedulinya menilai dan dinilai

toh, hidup hanyalah perjalan menuju mati

perjalanan menapaki setapak tanah

ke setapak tanah lain sebelum bersemayam

di dadanya yang sesak dan penuh kengerian

di dadanya (bumi) dipenuhi gulita

sedang kita masih tak tahu apa-apa

aku dungu dan tak bertulang untuk sekadar meneruskan tualang

dan kau tampaknya buta:

melihat taman di mataku yang penuh wijaya kusuma

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Musim yang Kusebut Diriku

27 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Lemah Tapi Kuat

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction