Ayah menyimpan lelah di saku,
Pulang membawa senyum yang lugu.
Tak pernah bercerita tentang pilu,
Seolah hidup selalu baik untukmu.
Tangannya kasar memeluk waktu,
Mengejar pagi hingga senja berlalu.
Peluh mengalir tanpa banyak mengadu,
Demi rumah yang tetap terasa teduh.
Kadang, langkahnya mulai melambat,
Namun, tekadnya tak pernah surut sesaat.
Ia sembunyikan luka yang berat,
Di balik tawa yang tampak hangat.
Kelak ketika rambutnya memutih,
Barangkali langkah tak lagi gigih.
Peluklah ayah sebelum waktu beralih,
Sebab, cintanya bekerja tanpa pamrih.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Ayah Menyimpan Lelah di Saku
![[PUISI] Ayah Menyimpan Lelah di Saku](https://image.idntimes.com/post/20260422/pexels-timur-weber-9127126_42b196aa-401c-48af-8be2-5f7edd9b688e.jpg)
ilustrasi ayah dan anak belanja (pexels.com/Timur Weber)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- [PUISI] Sejauh Apa Kenangan Bisa Pulang?08 Oct 2026, 05:04 WIB
- 17 Politisi hingga Pakar Bicara soal Ambang Batas Parlemen29 Sep 2026, 12:44 WIB
- [PUISI] Larik Tak Bertuan07 Oct 2026, 05:04 WIB
- [PUISI] Anak Tangga yang Tidak Terlihat06 Oct 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Tak Ada yang Terlambat11 Oct 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Lelah yang Terbayarkan11 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ayah Menyimpan Lelah di Saku11 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Terang-benderang10 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Kita yang Pernah Begitu Yakin10 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Semangkuk Bubur yang Kurindukan10 Oct 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Semesta Durjana10 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Perang yang Tak Terlihat10 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Nama yang Tetap Kupanggil10 Oct 2026, 00:30 WIB
[PUISI] Kepada Kamu yang Tak Lagi Pulang09 Oct 2026, 23:50 WIB
[PUISI] Noda Kebebasan09 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Dua Puluh Lima09 Oct 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Senja di Jantung Kota09 Oct 2026, 14:47 WIB
[PUISI] Di Pangkuan Ayah09 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Salah Menafsirkan Pertemuan09 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Dua Orang dan Satu Musim08 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Hujan Pertama di Bulan Oktober08 Oct 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Kalah08 Oct 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Air Mata Hujan di Awal Oktober08 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Sejauh Apa Kenangan Bisa Pulang?08 Oct 2026, 05:04 WIB