Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Bayangan Aksara yang Terkunci

[PUISI] Bayangan Aksara yang Terkunci
Ilustrasi wanita duduk di tempat tidur (unsplash.com/srobroek)
Share Article

Hatiku berdetak dengan kencang
Sejak pukul dua hingga setengah tiga
Alarm yang tak kunjung mereda
Terus mendengung,menjalar hingga ke lubuk kalbuku

Pikiranku terus berdialog
"Bagaimana jika ada kata - kata yang kurang berkenan?"

Aku sempat meragukan diriku sendiri
Apakah kebenaran akan terbuka dengan sendirinya ?
Haruskah kubuka batinku
Dengan segala ruang yang selama ini terkunci?

Keresahan terus bertebaran
Memikul bayangan kehampaan
Seolah duniaku akan retak
Namun faktanya,

Semua itu hanyalah ilusi yang menghantuiku
Ternyata, ia hanya memastikan
"Bagaimana keadaanmu saat ini?"
Sebuah pertanyaan mendasar
Yang selama ini kucemaskan

Tak serumit yang kubayangkan
Hanya nuraniku yang terisolasi
Meragukan setiap aksara yang tampak
Karena takut trauma terjadi lagi

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team