Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Belajar Membuka Pintu
ilustrasi membuka pintu (pexels.com/Sueda Dilli)

Terlalu lama aku tinggal sendiri
Menata meja hanya untuk satu piring
Aku hafal jalan pulang tanpa menanti
Dan lupa bagaimana rasanya berbagi

Di luar, waktu mengetuk semakin nyaring
Pertanyaan keluarga kini tak kunjung usai
Satu demi satu teman menemukan pendamping
Sementara aku masih sibuk berdamai dengan sepi

Lalu kau datang membawa kemungkinan
Membuat pintu yang lama diam bergetar
Namun bagaimana harus kumulai sebuah perasaan
Jika aku bahkan lupa cara membuka pagar?

Mungkin aku tak perlu tahu seluruh jalannya
Jemari yang lama dingin mencoba menggenggam
Jika kau bersedia menunggu di depan pintunya
Izinkan aku belajar menyapamu tanpa ragu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team