Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Berbisik kepada Diri

1 min read
[PUISI] Berbisik kepada Diri
ilustrasi refleksi diri (pexels.com/Daria Nekipelova)

Setiap hari, kuberi sedikit waktu
Tuk berbisik pelan pada diri sendiri
Mengeja bentang hari yang terlampau laju
Dan riuh yang tak sempat terbagi

Tentang kecewa yang mengendap bisu
Tentang takut yang tak kunjung bernama
Aku bertanya “Bagaimana ragamu?”
Lalu belajar merawat jawabnya

Sebab lidahku tak mudah bercerita
Banyak hal rumit yang tak terjelaskan
Maka biarlah aku menjadi telinga
Bagi segala yang lama kusimpan

Sebab diam tak pernah membuatnya hilang
Ia menetap di benak dan dada
Perlahan membuat tubuh ikut lelah
Meski tak terlihat oleh siapa-siapa

Mungkin aku belum sanggup bercerita
Pada mereka yang belum tentu mengerti
Namun aku tak boleh terus mengabaikan diri
Sebab aku pun berhak didengarkan

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team

    Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel