Setiap hari, kuberi sedikit waktu
Tuk berbisik pelan pada diri sendiri
Mengeja bentang hari yang terlampau laju
Dan riuh yang tak sempat terbagi
Tentang kecewa yang mengendap bisu
Tentang takut yang tak kunjung bernama
Aku bertanya “Bagaimana ragamu?”
Lalu belajar merawat jawabnya
Sebab lidahku tak mudah bercerita
Banyak hal rumit yang tak terjelaskan
Maka biarlah aku menjadi telinga
Bagi segala yang lama kusimpan
Sebab diam tak pernah membuatnya hilang
Ia menetap di benak dan dada
Perlahan membuat tubuh ikut lelah
Meski tak terlihat oleh siapa-siapa
Mungkin aku belum sanggup bercerita
Pada mereka yang belum tentu mengerti
Namun aku tak boleh terus mengabaikan diri
Sebab aku pun berhak didengarkan
![[PUISI] Berbisik kepada Diri](https://image.idntimes.com/post/20260829/pexels-daria-nekipelova-112078039-9731892_41c9d9fa-00d8-4194-85dc-d51f55555db5.jpg)