Di mana dia?
Tidak di sini
Tidak pula di sana
Tidak ada di mana-mana
Sudah kucari
sudah kuhubungi
Mestinya dia ada di sini
Di rumah ini
Namun hanya sunyi dan sepi
Di mana kamu, Suamiku?
Pulanglah
Aku butuh kamu
Sekarang, besok, dan selamanya
Apa salahku?
Mengapa dia tak ada?
Mengapa dia tak nyata?
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Di Mana Suamiku?
![[PUISI] Di Mana Suamiku?](https://image.idntimes.com/post/20260511/nkho_89aa74d3-9040-422d-8b7f-acaac3249567.jpg)
ilustrasi perempuan merenung (pexels.com/ramazphotos)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us