Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Duduk Termangu

[PUISI] Duduk Termangu
ilustrasi cewek duduk (pexels.com/Riccardo)

Duduk termangu di ujung senja

Angin pelan menyisir luka

Di sela sunyi yang tak bersuara

Hanya hati yang masih berkata-kata

Langit menggantung tanya tak selesai

Tentang langkah yang pernah salah arah

Tentang harap yang tumbuh lalu patah

Dan ribu yang diam-diam lelah

Tak ada pelukan hanya bayang

Melewati benak seperti kenang

Duduk termangu memeluk hening

Mencari arti di balik sepi yang bening

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Yang Harus Dilupakan

15 Apr 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction