Kaki yang berlari sering abai pada Bumi
Kemudahan membuat dunia seolah milik sendiri
Payah orang lain hanyalah dongeng belaka
Rasa aman menutup mata dari segala duka
Bukan sengaja abai, kita hanya terlalu menikmati
Hingga luka sesama menjadi sulit kita pahami
Kita sedang terpukau pada langit yang selalu biru
Sampai lupa, di tempat lain mendung sedang menunggu
Mungkin memang harus ada waktu untuk tersungkur
Agar langkah yang kaku bisa belajar cara bersyukur
Satu luka cukup untuk membuat kita mengerti
Bahwa tanpa rasa sakit, kita takkan punya hati
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Hanya Terlalu Silau
![[PUISI] Hanya Terlalu Silau](https://image.idntimes.com/post/20260216/pexels-vitalyagorbachev-12091619_0d9f1df9-04fb-4678-a766-451c81c94733.jpg)
ilustrasi menghadang sinar Matahari (pexels.com/Vitaly Gorbachev)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- [PUISI] Kepada Ramadan11 Feb 2026, 05:04 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Menjaga Waras dalam Dekapan Luka12 Feb 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Hutan Mengabu dan Burung Tak Bersuara24 Oct 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Cahaya di Balik Kesedihan24 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Rapat Darurat di Dalam Kepala24 Oct 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Rintik yang Pulang Setelah Penantian24 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Janji Manis Dewa Petir yang Menyambar Kewarasan24 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bangku Tua di Ujung Taman23 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Asa Berperi23 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Bencana di Balik Angka23 Oct 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Jendela yang Selalu Terbuka23 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Anak Kecil Itu Sudah Mati23 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Melodi yang Kehabisan Kata22 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Juang Tanpa Henti22 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Figuran Tanpa Nama22 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Mengukir Luka Baru22 Oct 2026, 08:18 WIB
[PUISI] Sungai yang Tidak Melawan Batu22 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ketika Sarang Menjadi Abu22 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tetaplah Jatuh Cinta Walau Negara Porak-Poranda22 Oct 2026, 01:10 WIB
[PUISI] Asap Kalimantan dan Wajah-Wajah yang Berpaling22 Oct 2026, 00:19 WIB
[PUISI] Terima Kasih Hidup21 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Benar Pada Akhirnya21 Oct 2026, 20:07 WIB