Kita terbiasa menundukkan kepala, tanpa ingat dengan apa yang sudah terlewat.
Kita terbiasa menutupi telinga, tanpa ingat dengan apa yang sudah terucap.
Kita sudah terbiasa menahan sakitnya dada, tanpa ingat dengan luka-luka lama.
Sudah waktunya kita membiasakan diri
Menjadi diri sendiri, terlepas dengan apa yang sudah terjadi
Semoga hari ini dan esok hari menjadi kebebasan untuk terbiasa
Dengan pikiran
Dan hati yang terluka
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Harinya Hati
ilustrasi duduk di jendela (pixabay.com/Pexels)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Fatamorgana05 May 2021, 21:24 WIB
Editorial Team
EditorRizky Mauladi
Related Article
[PUISI] Sahabat yang Selalu Ada03 Nov 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Selayaknya Tangan Angkasa03 Nov 2026, 08:25 WIB
[PUISI] Malam Biru03 Nov 2026, 08:08 WIB
[PUISI] Nyanyian Bimbang Penyair Miskin03 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Ruang yang Tak Perlu Didatangi02 Nov 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Tangan Penyambut Waktu02 Nov 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Negeri yang Sibuk Mengukur Bahagia02 Nov 2026, 15:07 WIB
[PUISI] Demokrasi Telah Mati, Kita yang Membunuhnya02 Nov 2026, 14:48 WIB
[PUISI] Ruang untuk Merindu02 Nov 2026, 10:48 WIB
[PUISI] Cinta yang Revolusioner02 Nov 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tiada Guna02 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Ku Eja Namamu01 Nov 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Semua yang Runtuh Karena Ego01 Nov 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Mengagumi dalam Diam01 Nov 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Adalah Kau Kekasih01 Nov 2026, 11:25 WIB
[PUISI] Bukan Rumah yang Kehilangan Penghuni01 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Berteman dalam Khayal Sendiri31 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Tuhan, Turunkan Hujan 31 Oct 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Dewasa Karena Keadaan31 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Suka yang Tak Bersua31 Oct 2026, 05:04 WIB