Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Jendela yang Terbuka
Ilustrasi jendela kayu yang terbuka (pexels.com/Pixabay)

Kutarik tirai,

Kudorong bingkai kayu ke luar.

Angin pagi masuk tanpa permisi,

Membawa serta aroma embun dan rumput basah.

Dari kejauhan,

Suara sapu lidi tetangga mulai terdengar,

Bergesekan dengan tanah,

Menggantikan sepi semalam.

Kamar yang pengap kini bisa kembali bernapas lega.

Aku berdiri sebentar di ambang jendela.

Melihat langit yang masih setengah pucat,

Tapi rasanya sudah cukup terang

Untuk menyambut apa pun yang datang hari ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team