Buka mata hanya kembali memupuk gundah
Gelisah resah dan banyak sumpah serapah
Bukan hanya perkara lama soal rupiah melemah
Musibah depan mata pun tak kunjung sudah
Segala sisi tiada niat bikin senyum rekah
Barangkali memang aku yang salah
Terlahir di negeri penuh masalah
Bertahan hidup pun susah-payah
Bisa makan itu anugerah
Boro-boro bermewah-mewah
Hanya bisa menutup mata demi fana meruah
Sebab lama-lama harap pun musnah
Tertinggal beribu khayal dan nanah
Lebih baik melarungkan kisah
Boro-boro kembali terarah
Sedari awal memang aku yang kalah
Membusuk di negara punya si entah
Entah mimpi indah entah mimpi basah
Sama-sama mustahil mengejawantah
Ya sudah mengaku kalah
Mending pasrah
![[PUISI] Kalah](https://image.idntimes.com/post/20261007/towfiqu-barbhuiya-3agz7a97qwa-unsplash_3b984195-c5d9-421e-a91a-84b971a8ce29.jpg)