Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Kamu Telah Berdusta
Ilustrasi seorang perempuan yang meratap (berkahpuisi.com)

Semerbak wangi hari teristimewa
Terbitnya seorang kesatria pembawa cinta
Hancur oleh pedangnya
Sang pandai membuai harapan madu

Kesucian pintu yang rapat
Ditusuk atas janji ikatan suci
Begitu lihai bersilat pedang
Satu hantaman satu teriakan

Cinta itu datang begitu dalam
Menghujani dada yang tandus
Hingga bertemu embun pagi
Begitu pasrah badanku menjadi tawanan

Hidup dan matiku bersamamu, Janjimu!
Hingga sabit telah menjadi purnama
Ulahmu ternyata aku tanggung sendiri
Tak pernah lagi hingga esok mungkin aku mati

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team