Aku menemukan jejak kakimu di kota
Merekah indah menyenangkan netra pengendara
Tak peduli hawa panas dan polusi udara engkau
Tetap setia menemani dan menghiasi sudut-sudut kota yang mulai terkikis kulit dindingnya
Aku juga menemukamu di hutan belantara
Mengenyangkan perut-perut kosong milik pengembara domba yang tak mengenal spageti dan pizza
Engkau juga ada di rumahku; terpatri di pot-pot bunga
Saban hari kusiram dan kujaga agar tak kering, mati, atau merana
Sehingga 'kan tetap ada sebagai pelipur saat hati dirundung duka
Aduhai, kana
Engkaulah kencana adiwarna
Senantiasa bekerja sepenuh hati
Di mana engkau ditakdirkan berada
Dari kiri ke kanan juga dari bawah ke atas
Sepanjang masa selalu berguna dan menebar cinta kepada siapa saja
Bahkan kepada batu yang tak paham akan rasa
Aduhai, kawan
Apakah kau tak ingin seperti kana?
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Kana
![[PUISI] Kana](https://image.idntimes.com/post/20211124/fromandroid-11f42f129fbaf8dbb12c43d34e9088be.jpg)
ilustrasi bunga kana (pixabay.com/ArtTower)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Cempaka23 Nov 2021, 22:22 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
Editorial Team
EditorKidung Swara Mardika
Related Article
[PUISI] Ketika Takdir Menghunuskan Lara14 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Jika Awan Sudi14 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Setelah Lelah, Apa yang Tersisa?14 Oct 2026, 17:57 WIB
[PUISI] Rumah Bernama Ibu 14 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Mengira Singgah sebagai Rumah14 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sebelum Senja Benar-benar Pergi13 Oct 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Debu Diatas Kelopak13 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Pesona Bentala Memahat Pemikat Nirwana13 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Suara dari Sudut Kota yang Lupa 13 Oct 2026, 09:25 WIB
[PUISI] Jadilah Lampu Jalan13 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tarian Indah dalam Bayangan Diri12 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Ada Lelah yang Tak Pandai Bersuara12 Oct 2026, 16:47 WIB
[PUISI] Di Pelukan Ibu12 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Sedari Awal Monolog12 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI]] Bualan Benalu11 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Ketika Bisaku Tak Lagi Berarti11 Oct 2026, 14:17 WIB
[PUISI] Tak Ada yang Terlambat11 Oct 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Lelah yang Terbayarkan11 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ayah Menyimpan Lelah di Saku11 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Terang-benderang10 Oct 2026, 21:07 WIB