Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Kucari Teduh di Antara Riuh
ilustrasi Matahari terbit (magnific.com/jcomp)

Di ujung malam yang nyaris kehilangan gelap
Kudengar sunyi mengetuk tanpa sebab
Segala resah berbaris begitu lengkap
Memenuhi dada yang tak kunjung senyap

Detik berjalan dengan langkah perlahan
Membawa pikiranku mengembara tanpa tujuan
Kucari teduh di antara riuh kegelisahan
Namun, yang kutemukan hanya ruang penuh pertanyaan

Di balik tirai, langit mulai berwarna
Hitam perlahan menyerahkan takhtanya
Namun, di dalam dada, gelisah masih menyala
Seakan pagi belum cukup untuk menenangkannya

Aku haus pada teduh yang tak lekas pudar
Pada damai yang tak mudah ditukar
Pada satu tempat untuk hati bersandar
Saat dunia terasa terlalu bising untuk didengar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎