Bagaikan terjebak di hutan belantara
Pohon menjulang tinggi menertawai
Anak malang yang sedang tersesat
Seperti pantas dapat ucapan kasihan
Hewan buas terdengar ada dan tiada
Bila wujudnya tampak di bola mata
Sontak ku berteriak sekencangnya
Kakiku tenggelam ke lumpur terdalam
Tubuh bak terseret arus ombak lautan
Aku habis-habisan dihantam, ah sialan
Luka tak kunjung mereda dan terjeda
Hai gerangan, kuingin meraih sebuah
kebahagiaan untukku di masa depan
![[PUISI] Luka Tak Kunjung Mereda dan Terjeda](https://image.idntimes.com/post/20240209/pexels-photo-3462780-c05da5ed068e33d4cd830d385e226024-461d7247bc0fe07dee23b5cb1cbf61f0.jpeg)